Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Kendari Genjot Program Kota Tanpa Kumuh

Pemerintah Kota Kendari memacu pelaksanaan program Kota Tanpoa Kumuh (Kotaku). Program itu telah dilaksanakan di Kelurahan Bungkutoko dan Petoaha, dan berikutnya di Kelurahan Lapulu dan Pudai.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 April 2021  |  00:50 WIB
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir meninjau kawasan Kelurahan Bungkutoko yang masuk Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) pada Kamis (1/4/2021). - Antara
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir meninjau kawasan Kelurahan Bungkutoko yang masuk Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) pada Kamis (1/4/2021). - Antara

Bisnis.com, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, menargetkan mengembangkan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tahun ini dengan usulan anggaran Rp58 miliar.

"Kalau sudah tuntas di Kelurahan Bungkutoko dan Petoaha (Kecamatan Abeli) ini, insyaallah berikutnya Kelurahan Lapulu dan Pudai," kata Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir di Kendari pada Kamis (1/4/2021).

Dia menggagas pengembangan dua kelurahan berikutnya untuk digarap program Kotaku yakni Kelurahan Lapulu dan Pudai yang juga masih berada di Kecamatan Abeli.

"Kita usulkan kurang lebih Rp58 miliar mudah-mudahan disetujui oleh pemerintah pusat. Kalau pun ada koreksi nanti kita siap untuk menyesuaikan," ujar Sulkarnain.

Dia berharap nantinya usulan tersebut dapat disetujui oleh pemerintah pusat karena pihaknya mengklaim telah berhasil pada Program Kotaku di Bungkutoko dan Petohana.

"Karena terbukti yang ada di sini (Kelurahan Bungkutoko dan Petoaha) relatif sukses, bisa mengubah yang sebelumnya kawasan kumuh dan tidak mendapat perhatian banyak dan sekarang bisa kita hadirkan malah menjadi primadona bagi warga Kota Kendari," tuturnya.

Pengembangan kawasan Kelurahan Bungkutoko dan Petoaha ke dalam progtam Kotaku dengan anggaran Rp42 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kendari sulawesi tenggara

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top