Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pulau Lantigiang Selayar Dijual Rp900 Juta, Penjual Klaim Punya Neneknya

Lahan di Pulau Lantigiang tidak boleh ada kepemilikan dari masyarakat namun masyarakat boleh terlibat dalam pengelolaan wisata.
Wahyu Susanto
Wahyu Susanto - Bisnis.com 30 Januari 2021  |  09:18 WIB
Pulau Takabonerate / Instagram
Pulau Takabonerate / Instagram

Bisnis.com, MAKASSAR - Kabar penjualan Pulau Lantigiang, Desa Jinato, Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel, ramai beredar. Kepolisian Selayar pun telah memeriksa tujuh orang berstatus saksi untuk mengusut kasus tersebut.

Humas Polres Selayar, Aipda Hasan mengatakan bahwa pulau tersebut dilego Rp900 juta. Terduga penjual pulau tersebut, Syamsul Alam, telah menerima DP Rp10 juta dari pembeli, Asdianti.

“Syamsu Alam mengklaim Lantigiang merupakan kepunyaan neneknya sehingga berhak menjual pulau yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Takabonerate ini,” terang Aipda Hasan dalam keterangan yang diterima Bisnis, Sabtu (30/1/2020).

Sementara itu, Kepala seksi pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Jinato Nur Aisyah Amnur  menjelaskan bahwa pihaknya melaporkan hal tersebut setelah mendapati surat keterangan jual beli atas Pulau Lantigiang.

Menurut Aisyah, Pulau Lantigian awalnya termasuk  Zona Perlindungan bahari. Namun kemudian oleh Dirjen Konservasi SDA dan Ekosistem, statusnya diubah menjadi kawasan taman nasional yang dapat dijadikan objek daya tarik wisata alam dan pemanfaatan jasa lingkungan lainnya.

Lanjutnya, lahan di Pulau Lantigiang tidak boleh ada kepemilikan dari masyarakat namun masyarakat boleh terlibat dalam pengelolaan wisata.

“Karena Pulau Lantigiang merupakan zona pemanfaatan dimana dalam hal ini pihak Balai Taman Nasional Takabonerate telah merancang masterplan pengelolaan wisata di Pulau Lantigiang,” paparnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulsel selayar
Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top