Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2.320 Nakes di Sulsel Telah Divaksin Covid-19

Sejak diluncurkan pada 14 Januari lalu, program vaksinasi di Sulsel mencatat sebanyak 2.320 tenaga kesehatan (nakes) yang sudah divaksin Covid-19.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 29 Januari 2021  |  05:44 WIB
Kemasan vaksin Covid-19 diperlihatkan di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV), Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO - M Agung Rajasa
Kemasan vaksin Covid-19 diperlihatkan di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV), Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO - M Agung Rajasa

Bisnis.com, MAKASSAR - Sejak diluncurkan pada 14 Januari lalu, program vaksinasi di Sulsel mencatat sebanyak 2.320 tenaga kesehatan (nakes) yang sudah divaksin Covid-19. Angka tersebut merupakan akumulasi dari tiga daerah yang baru mencanangkan program tersebut.


Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Ichsan Mustari menyatakan ketiga daerah tersebut di antaranya, Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Gowa. Ia menyebut, persentase vaksinasi di tiga wilayah tersebut yaknu 12,66 persen atau 4,09 persen untuk tingkat Sulsel.
 
"Setelah Makassar, Maros, dan Gowa. Distribusi vaksin sedang dilakukan ke 21 daera lainnya. Jadi, memang bertahap" ungkap Ichsan, Kamis (28/1/2021).

Ichsan merincikan, dari tiga daerah tersebut jumlah nakes yang menerima vaksin masing-masing 1.759 dari Kota Makassar, 285 orang di Kabupaten Gowa, dan 276 orang di Kabupaten Maros. Selain itu, lanjut Ichsan, masih ada 137 nakes dalam tahap observasi atau menunggu.

Sementara itu tersaoag 344 nakes yang batal menerima vaksin karena tidak memenuhi syarat yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan yang tertuang dalam Surat Keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK 02.02/4/1/2021 tentang Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.
 
Petunjuk teknis ini menjelaskan terdapat 15 kondisi orang yang tidak bisa divaksin, dan pada format skrining khusus untuk vaksin Sinovac terdapat 16 pertanyaan yang mesti dijawab oleh calon penerima vaksin berdasarkan rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) tersebut.
 
"Jika salah satu dari syarat itu tidak memenuhi, secara otomatis mereka tidak bisa divaksin," jelas Ichsan.
 
Pada status registrasi ulang vaksinasi Covid-19, data Dinkes Sulsel menunjukkan 18.027 orang telah menyatakan bersedia dari total 18.327 sasaran nakes di tiga kabupaten di Sulsel yakni Makassar, Maros, dan Gowa.
 
Ichsan menyatakan, tidak ada nakes yang berhalangan melakukan vaksinasi setelah melalui hasil screening awal pada aplikasi. Sehingga, total nakes yang telah melakukan registrasi ulang untuk vaksinasi Covid-19 mencapai 18.027.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sulsel, dr Nurul AR mengungkapkan secara keseluruhan, Pemprov Sulsel menargetkan total sasaran nakes yang harus disuntik vaksin Covid-19 di Sulsel sebanyak 57.848 orang. Pelaksanaan vaksinasi ini ditargetkan selesai hingga akhir Maret 2021.

"Vaksin sebanyak 81.960 dikirim secara bertahap dan ditargetkan selama tiga hari sejak 27 hingga 29 Januari 2021. Jadi, stok vaksin Pemprov Sulsel tersisa 520 Vial (dosis)," kata Nurul.

Dinkes Sulsel juga terus mengupayakan distribusi ke daerah kepulauan. Salah satunya Kabupaten Selayar. Dikatakan Nurul, untuk distribusi ke daerah tersebut akan terus dikoordinasikan. Untuk berharap distribusi vaksin Covid-19 di Selayar bisa rampung pada Jumat (29/1/2021). (k36)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulsel Vaksin Covid-19
Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top