Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kalla Transport and Logistics Tingkatkan Akurasi Distribusi dengan GPS Tracking

Unit Bisnis Kalla Group, Kalla Transport and Logistics kini melengkapi armadanya dengan GPS-tracking system.rnrnTingkatkan Akurasi Distribusi Lewat GPS Logistik
Wahyu Susanto
Wahyu Susanto - Bisnis.com 17 November 2020  |  19:02 WIB
Kalla Transport and Logistics kini melengkapi armadanya dengan GPS-tracking system - Istimewa
Kalla Transport and Logistics kini melengkapi armadanya dengan GPS-tracking system - Istimewa

Bisnis.com, MAKASSAR - Unit Bisnis Kalla Group, Kalla Transport and Logistics kini melengkapi armadanya dengan GPS-tracking system, yaitu layanan yang mampu menyediakan kepastian informasi secara real time bagi klien. 

COO Kalla Transport and Logistics, Andi Muhammad Gunawan, mengatakan, ketepatan waktu distribusi merupakan hal mutlak dipenuhi penyedia jasa logistic. Solusi praktis dan modern saat ini ialah tiap armada memang mesti dilengkapi Global Positioning System (GPS). Baik di darat maupun di laut. 

"Kami sudah melakukannya. Memasang alat pendeteksi di setiap armada distribusi. Di kapal, ada yang namanya GPS Route Shipment. Pada armada land transporter kami juga dilengkapi alat yang fungsinya sama, baik truck box, car carrier, hingga car towing," ujarnya, Selasa (17/11/2020).

Tujuannya, lanjut Gunawan, pelanggan bisa mendapatkan kepastian dan jaminan Untuk mendapatkan akurasi pengiriman barang sehingga distribusi bisa tepat waktu.

Ia mengungkapkan, Kalla Logistics sangat menjaga akurasi distribusi. Karenanya, pihaknya memiliki Service Level Agreement (SLA) untuk menjamin waktu pengiriman.

"Misal, akurasi waktu pengiriman barang dari lokasi A ke tujuan B 45 menit. Nah, waktu itu yang harus kita jaga," ujar Gunawan.

Selain itu, SLA menjamin keamanan ditribusi produk klien sekaligus mengontrol kualitas dan standar proses kerja driver. Mulai dari kecepatan, penggunaan bahan bakar, hingga pergerakan setiap armada di sepanjang jalur yang dilalui selama menuju tujuan pengantaran.

“Kita bahkan bisa mendeteksi dari sistem secara akurat, kapan, dimana, dan berapa lama driver berhenti di sepanjang jalur yang dilalui. Jadi, dengan begitu, kita bisa melakukan kontrol dan evaluasi proses secara akurat dan objektif hingga ke tangan pelanggan,” urai Gunawan.

Sementara itu, COO Kalla Lines, Muhammad Naim, menjelaskan, GPS-tracking system bekerja dengan bantuan satelit. Sistemnya bisa tetap bekerja dalam segala kondisi. Cuaca buruk sekali pun tetap normal.

"Siapa yang bisa mengontrolnya? Tentu operator, dalam hal ini Kalla Lines atau Kalla Logistics sendiri," ungkpanya.

Naim melanjutkan, alat ini mampu mendeteksi titik koordinat kapal dan kecepatan berlabuh secara akurat. Pergerakan kapal mulai dari titik berangkat sampai titik tujuan akhir bisa diketahui secara real time dan on time.

"Ibaratnya seperti kita memesan transportasi online. Kita bisa nge-track dimana posisinya. Sangatlah membantu akurasi distribusi barang," bebernya.

Ia pun yakin layanan ini akan semakin meningkatkan kenyamanan pelanggan untuk mengetahui kondisi dan waktu tempuh distribusi produknya. "Inilah salah satu keunggulaan layanan kami. Menjawab kebutuhan ketepatan waktu distribusi," tuturnya.

Adapun jumlah armada Kalla Lines saat ini berjumlah tiga kapal jenis Roro dengan rute Makassar-Jakarta-Balikpapan-Jakarta. Mampu menampung lebih dari 1.950 unit kendaraan kecil, sedang, besar, hingga alat berat. Selain itu, ada pula armada tanker berkapasitas 1.550 Mton.

Sementara, untuk armada transporter, tersedia berbagai varian armada yang sesuai kebutuhan mitra pelanggan, mulai dari pick-up deck, pick-up box, blind VAN, box engkel, standard box, truck hingga wing box Total kapasitas yang bisa didistribusikan lebih dari 3.000 kubik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalla group
Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top