Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Langkah Polrestabes Makassar Antisipasi Pungutan Liar Penerbitan SIM

Masyarakat di Kota Makassar diminta unutk tidak segan melaporkan pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang melanggar Standar Operasional Prosedur.
Wahyu Susanto
Wahyu Susanto - Bisnis.com 17 November 2020  |  13:23 WIB
Satpas Polrestabes Makassar - istimewa
Satpas Polrestabes Makassar - istimewa

Bisnis.com, MAKASSAR - Masyarakat di Kota Makassar diminta unutk tidak segan melaporkan pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang melanggar Standar Operasional Prosedur.

Kanit Regident Polrestabes Makassar Akp Ade Yus mengatakan pihaknya telah menerapkan SOP dalam mengurus SIM. Dalam SOP tersebut, termasuk dilarang keras ada biaya tambahan atau dilebihkan di luar nilai yang tertera atau populer disebut pungutan liar.

"Sehingga Kami berharap jika ada hal-hal yang dianggap tidak sesuai oleh masyarakat, silahkan laporkan ke kami biar kami jadi evaluasi menuju pelayan prima yang lebih baik," imbuh AKP Ade Yunus kepada Bisnis, Selasa (17/11/2020). 

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 60 Tahun 2016 tentang PNBP pada Polri, biaya  pembuatan SIM atau penerbitan cukup beragam. Misalnya SIM A, SIM B1 dan SIM B2 biayanya masing-masing Rp. 120 ribu.

Untuk SIM C, C1 dan C2, masing-masing biayanya sebesar Rp. 100 ribu. Adapun dalam mengurus SIM D dan D1 masing-masing biayanya Rp. 50 ribu. 

"Jadi kami harap masyarakat tetap mengacu kepada biaya sesuai dengan PNBP Lantas," jelasnya. 

Salah satu masyarakat yang tengah melakukan pengurusan SIM, Alam mengaku tidak menemui kendala mulai dari proses pendaftaran hingga selesainya pembuatan SIM. Semuanya sangat dan tidak dipungut biaya melebihi dari nilai yang tertera.

"Bedanya, kita wajib mematuhi protokol kesehatan 3M dengan jaga jarak, memakai masker dan cuci tangan. Mau tidak mau kita harus ikuti karena ini masih situasi Pandemi virus corona," pungkas Alam. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar sulsel
Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top