Bisnis.com, MAKASSAR - Aksi unjuk rasa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berlangsung hingga Sabtu (30/8/2025) dini hari berujung rusuh.
Massa membakar Gedung DPRD Kota Makassar dan Gedung DPRD Provinsi Sulsel. Mengakibatkan empat orang meninggal dunia.
Para demonstran awalnya melakukan pemblokiran jalan di Jalan AP Pettarani. Situasi yang semakin memanas membuat massa kemudian menuju Gedung DPRD Makassar dan membakar sejumlah kendaraan.
Situasi saat itu yang tanpa ada pengamanan pihak kepolisian, membuat massa leluasa turut membakar gedung.
Usai Gedung DPRD Makassar terbakar, massa melanjutkan aksinya ke Kantor DPRD Provinsi Sulsel. Di DPRD Sulsel, mereka kemudian masuk ke area kantor dan turut membakar bangunan gedung.
Akibat kejadian tersebut, empat orang yang saat kejadian sedang berada di Gedung DPRD Makassar dilaporkan tewas. Dua orang melompat dari atas gedung dan dua lainnya terjebak dalam ruangan kantor.
"Ada 4 orang meninggal," ungkap mantan Sekretaris DPRD Makassar yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Dahyal, Sabtu (30/8/2025).
Korban tewas antara lain:
1. Kepala Seksi Kesra Kecamatan Ujung Tanah, Syaiful: melompat dari lantai 4 Gedung DPRD Makassar.
2. Anggota Satpol PP Kota Makassar, Budi: melompat dari lantai 4 Gedung DPRD Makassar.
3. Fotografer DPRD Makassar, Ubay: terjebak di dalam Gedung DPRD Makassar dan meninggal dalam kondisi hangus terbakar.
4. Staff Ajudan Anggota DPRD Kota Makassar, Sarinawati: terjebak di dalam Gedung DPRD Makassar dan meninggal dalam kondisi hangus terbakar.