Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sulsel Usulkan 10.587 Formasi PPPK ke Kemenpan RB

Guru menjadi yang terbanyak dengan 10.385 formasi, tenaga teknis 173 formasi, dan tenaga kesehatan 29 formasi.
Nugroho Nafika Kassa
Nugroho Nafika Kassa - Bisnis.com 26 Juli 2022  |  12:26 WIB
Sulsel Usulkan 10.587 Formasi PPPK ke Kemenpan RB
Ilustrasi aparatur sipil negara. - Kemendagri

Bisnis.com, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengusulkan 10.587 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ke Kementerian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk tahun ini.

Guru menjadi formasi terbanyak dengan 10.385 formasi, kemudian sebanyak 173 merupakan formasi tenaga teknis, dan 29 lainnya formasi tenaga kesehatan.

Plt Kepala BKD Sulsel Imran Jausi mengatakan usulan ini telah melalui rasionalisasi data terkait kebutuhan pegawai di Sulsel. Mulai dari tenaga kesehatan, tenaga guru, tenaga penyuluh, hingga tenaga teknis.

Tenaga kesehatan menjadi yang paling sedikit setelah pihaknya melihat kebutuhan rumah sakit secara holistik. Tidak dibutuhkan banyak formasi karena kekurangan tenaga kesehatan di rumah sakit tertentu bisa dipenuhi dari rumah sakit yang lain.

Sementara untuk kebutuhan guru, diakui Imran memang cukup besar. Jumlah ini diusulkan sudah termasuk dengan kekosongan kuota dari tahap sebelumnya.

"Memang kebutuhan guru banyak sekali. Pada beberapa kali rapat dengan Dikti, kami dijanji ada tambahan. Makanya kami berani memasukkan jumlah sebanyak itu," katanya, Selasa (26/7/2022).

Imran pun mejelaskan, jika usulan itu diterima maka pihaknya akan mulai mempersiapkan tahapan rekrutmen PPPK. Mulai dari pengumuman formasi hingga proses seleksi.

"Kalau jadwal tes belum ada, kami masih menunggu dari pusat. Sekarang ini semua daerah masih diberikan alokasi waktu data untuk menyusun formasi, dan di Sulsel sudah selesai," ungkapnya.

Seperti diketahui, tahun ini Sulsel fokus pada rekrutmen PPPK. Hal ini menyusul dihapuskannya tenaga honorer pada November 2023 mendatang.

Selain itu pihak Pemprov Sulsel juga telah mengumumkan untuk tidak merekrut Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulsel makassar pppK
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top