Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Daftar Pemilih Sementara Makassar 899.932 Orang

Data tersebut ditetapkan melalui pleno rekapitulasi DPS dan daftar pemilih hasil pemuktahiran (DPHP), Senin (14/9/2020).
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 14 September 2020  |  21:21 WIB
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 akan digelar pada 9 Desember 2020. - KPU
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 akan digelar pada 9 Desember 2020. - KPU

Bisnis.com, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar, mencatat ada 899.932 orang yang masuk dalam daftar pemilih sementara atau DPS pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota 2020. Data tersebut ditetapkan melalui pleno rekapitulasi DPS dan daftar pemilih hasil pemuktahiran (DPHP), Senin (14/9/2020).

"Hari ini ditetapkan bahwa DPS di Makassar tercatat sebanyak 899.932 pemilih, total DP4 sebelumnya yakni 148.151," sebut Komisioner KPU Kota Makassar Divisi Data, Romy Harminto.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini sudah melakukan perbaikan sesuai saran dan masukan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar. Bahkan, dilakukan perbaikan secara berjenjang dari tingkat keluraham hingga kecamatan.

Romy menjelaskan, KPU Makassar tidak langsung menggelar pleno. Tetapi melakukan koordinasi dengan Bawaslu Makassar terlebih dulu. KPU Makassar kata Romy juga telah melakukan perbaikan atas saran dan masukan sebanyak 40 surat yang sudah dipenuhi.

"Dari peno hari ini kita bersama Bawaslu sepakat menetapkan DPS Makassar. Kemudian, akan dilakukan pemuktahiran data lanjutan hingga DPT nantinya," ungkap Romy.

Ke depannya, lanjut Romy, KPU Kota Makassar akan kembali rapat pleno untuk DPT hasil perbaikan. Itu dilakukan, jika masih ada saran-saran perbaikan kembali dari Bawaslu Kota Makassar.

Romy menjelaskan, saat ini saran perbaikan yang telah masuk sebanyak 16 ribu. Data tersebut merupakan laporan dari Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) yang sementara masih dalam tahap validasi, baik dari data nama dan alamat.

Setelah validasi dilakukan, kata Romy, KPU Kota Makassar akan melakukan verifikasi kembali bersama pihak Bawaslu sebagai pengawas di Pilkada Makassar. Romy berharap agar pihaknya bersama Bawaslu Makassar bisa selalu bekerjasama dan harmonis bisa saling membackup untuk menciptakan Pilwalkot Makassar yang sukses.

"Saya yakin, dengan data yang bersih di Makassar, kita bisa mendapat pemimpin yang baik buat Kota Makassar," harap Romy.

Ketua KPU Makassar Farid W menyebutkan rekapitulasi pleno dilakukan secara cermat dan teliti untuk mengakomudir seluruh pemilih di Makassar yang masuk dalam kategori menyalurkan hak pilih. Farid memastikan sudah melakukan sinkronisasi data terkait data pemilih.

"Proses data, kami klarifikasi dan kami teliti. Maka kami pastikan hasil yang kami lakukan valid," ungkap Farid. (K36)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar pilkada makassar
Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top