Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penegakan Protokol Covid-19, Makassar Mulai Jalankan Operasi Yustisi

Djamaluddin tidak menginginkan Makassar kembali melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar seperti yang diterapkan kota besar lainnya di Indonesia.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 September 2020  |  13:31 WIB
Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin (dua dari kiri), bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Makassar saat apel gelar pasukan operasi yustisi penegakan protokol Covid-19 di Makassar, Senin. - Antara/HO
Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin (dua dari kiri), bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Makassar saat apel gelar pasukan operasi yustisi penegakan protokol Covid-19 di Makassar, Senin. - Antara/HO

Bisnis.com, MAKASSAR - Untuk menegakkan penerapan protokol kesehatan Covid-19, Pemkot Makassar mulai melaksanakan operasi yustisi.

Operasi yustisi ini dimaksudkan untuk meningkatkan disiplin masyarat menjalankan protokol kesehatan sehingga penularan pandemi Covid-19 dapat ditekan.

Hari ini Pemerintah Kota Makassar melakukan operasi yustisi bersama unsur TNI, Polri dan Kejaksaan Negeri.

Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin, mengatakan, operasi yustisi penegakan protokol kesehatan ini merupakan pelaksanaan instruksi langsung Presiden Joko Widodo.

"Operasi ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan warga dalam mematuhi protokol kesehatan. Hal itu tentu untuk menghindarkan penularan Covid-19 akibat infeksi virus Corona," ujarnya, Senin (14/9/2020).

Operasi yustisi melibatkan TNI, polisi, petugas Kejaksaan Negeri Makassar, Dinas Perhubungan Makassar, dan Satuan Polisi Pamong Praja Makassar.

Djamaluddin, saat memimpin memimpin apel gelar pasukan operasi yustisi, menegaskan bahwa upaya menurunkan tingkat keterpaparan Covid-19 di Makassar harus dimaknai menjadi tegas dalam penegakan protokol kesehatan.

"Kunci kesuksesan arahan pemerintah pusat ini terkait operasi yustisi ini adalah sinergi kita semua," kata dia.

Djamaluddin tidak menginginkan Makassar kembali melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar seperti yang diterapkan kota besar lainnya di Indonesia.

Dia berharap kesuksesan operasi yustisi kali ini diikuti peningkatan kepatuhan masyarakat dan membuat protokol kesehatan menjadi kebiasaan masyarakat.

"Selamat bertugas bapak ibu, jaga kesehatan, lakukan pendekatan secara humanis dan persuasif tetapi tegas terhadap protokol kesehatan," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar operasi yustisi covid-19

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top