Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PLTU Palu 3 Direncanakan Beroperasi Tahun Ini, Gardu Induk Mulai Diuji Coba

Gardu Induk dan SUTT 150kV untuk mendukung pembangunan PLTU Palu 3 berkapasitas 2x50MW.
Infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Tengah./PLN
Infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Tengah./PLN

Bisnis.com, MAKASSAR - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Tengah melaksanakan pemberian tegangan pertama atau energize untuk Gardu Induk (GI) 150kV Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Palu 3, GI 150kV Tawaeli, dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV PLTU Palu 3 - Tawaeli.

General Manager PLN UIP Sulawesi Josua Simanungkalit mengatakan beroperasinya jaringan ini nantinya untuk mendukung pembangunan PLTU Palu 3 berkapasitas 2x50MW yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan. Pembangkit listrik tersebut direncanakan beroperasi pada tahun ini.

“SUTT 150kV PLTU Palu 3 - Tawaeli yang telah berhasil dirampungkan akan mengevakuasi daya dari PLTU Palu 3 untuk dapat disalurkan kepada masyarakat yang ada di Sulawesi Tengah," ungkapnya melalui keterangan resmi, Senin (26/2/2024).

Manager UPP Sulawesi Tengah Renar Parama Aryoputro menambahkan, pekerjaan ini merupakan lanjutan dari pembangunan GI dan SUTT 150kV Tawaeli – Talise yang telah beroperasi pada Januari 2024 lalu. Pekerjaan SUTT 150kV PLTU Palu 3 – Tawaeli sendiri memiliki panjang jaringan sejauh 24,844 KMS dengan 37 Tower yang terbentang dari PLTU Palu 3 hingga ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu. 

Selanjutnya akan diselesaikan jalur transmisi sampai dengan GI 150kV Tambu di Kecamatan Mapane, Kabupaten Donggala di mana pembangunan ini merupakan progres dari pekerjaan interkoneksi sistem kelistrikan Sulawesi Tengah ke arah Gorontalo.

“Beroperasinya pembangunan infrastruktur ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam menyediakan pasokan listrik yang andal melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan guna mendukung pengembangan KEK Palu dan pertumbuhan perekonomian di Sulawesi Tengah,” tutup Renar. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper