Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 2023 Meleset dari Target, El Nino jadi Biang Kerok

Pemprov Sulsel sebelumnya telah memproyeksi pertumbuhan ekonomi wilayahnya bisa tumbuh 5% di 2023.
Sejumlah bocah bermain di area persawahan yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau di Desa Pajukukang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (25/6/2023)./Jibi
Sejumlah bocah bermain di area persawahan yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau di Desa Pajukukang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (25/6/2023)./Jibi

Bisnis.com, MAKASSAR - Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan (Sulsel) selama 2023 tercatat sebesar 4,51%. Angka tersebut lebih rendah dari capaian tahun sebelumnya yang bisa menembus 5,10%.

Plh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi Sulsel Andi Bakti Haruni juga mengakui jika pertumbuhan tersebut masih di bawah target yang diharapkan sebesar 5%, meskipun pertumbuhannya dianggap sudah cukup memuaskan.

Dia menjelaskan faktor utama melambatnya pertumbuhan ekonomi Sulsel adalah fenomena El Nino. Fenomena alam yang menyebabkan kemarau berkepanjangan di pertengahan tahun lalu ini menyebabkan beberapa produksi pertanian di wilayahnya anjlok.

Beberapa lahan pertanian warga mengalami kekeringan akibat kekurangan air, hasilnya produksi komoditas seperti padi dan jagung menjadi turun. Padahal pertanian Sulsel kerap menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi.

"Sulsel ini kan didorong oleh pertanian, dan kita tahu bersama, El Nino menghantam kita dari sisi produksi dan pangan. Hasilnya produksi padi dan beras jadi berkurang. Ini faktor utama pertumbuhan ekonomi kita tidak sebagus tahun lalu," paparnya kepada Bisnis, Senin (5/2/2024).

Meskipun begitu, Bakti mengungkapkan jika ekonomi Sulsel 2023 ditolong oleh beberapa sektor lain seperti pertambangan dan transportasi yang tetap bisa tumbuh tinggi. Jadi, meskipun sektor pertanian tergerus, tetapi ekonomi Sulsel masih bisa tumbuh meyakinkan di angka 4,51%.

"Meski sektor pimer kita terhantam, tapi sektor tersier kita bagus. Pertambangan bisa tumbuh bagus, Jadi pertumbuhan ekonomi kita tidak jeblok amat," tuturnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Aryanto juga mengatakan perlambatan pertumbuhan ekonomi wilayah ini diakibatkan oleh fenomena cuaca. El Nino dan banjir pada 2023 dikatakannya sangat mempengaruhi pertanian Sulsel.

"Hantaman banjir di awal tahun dan Elnino yang berkepanjangan membuat sejumlah produksi pertanian mengalami penurunan produksi, seperti komoditas tanaman pangan hingga harga perikanan yang anjlok akibat faktor cuaca," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler