Makassar akan Renovasi TPI Paotere, Dianggarkan Rp50 Miliar

Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) berencana merenovasi total Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere pada tahun depan.
Nelayan menjual ikan hasil tangkapannya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (20/4/2020)./Jibi
Nelayan menjual ikan hasil tangkapannya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (20/4/2020)./Jibi

Bisnis.com, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) berencana merenovasi total Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere pada tahun depan. Anggaran untuk merenovasi TPI bersejarah ini pun disebut mencapai Rp50 miliar.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan selain memperluas area TPI, pihaknya juga akan merenovasi beberapa bagian bangunan, mulai dari atap hingga lantainya.

Sarana dan prasarananya pun juga akan lebih dilengkapi guna memudahkan para penjual dan pengunjung saat hendak bertransaksi nantinya.

Anggaran yang akan digunakan berasal dari APBD dengan skema pembangunan multiyears. Untuk detil renovasinya sendiri masih sementara dirumuskan dan akan dipatenkan selanjutnya.

"TPI Paotere memiliki nilai sejarah yang sangat penting bagi Kota Makassar, juga pusat transaksi hasil laut yang sangat dipercaya masyarakat. Maka renovasi nantinya akan memuat beberapa perbaikan supaya bangunan terlihat lebih bagus, besar dan bersih," ungkapnya, Selasa (26/12/2023).

Dia menambahkan, Makassar yang kini dikenal sebagai 'Kota Makan Enak' akan sangat bergantung dengan TPI Paotere dari sisi pemenuhan bahan hasil laut. Oleh karena itu TPI di kota ini harus mumpuni agar layak dikunjungi, proses transaksi nyaman, dan menjadi primadona dalam pariwisata.

"Tidak mungkin Makassar jadi Kota Makan Enak tanpa TPI yang baik. Artinya Paotere juga harus mengambil bagian penting utamanya perihal makanan olahan ikan. Apalagi di Paotere, ikan yang dijual begitu sangat segar," paparnya.

Meskipun TPI Paotere saat ini bukanlah aset milik pemerintah kota, namun Danny Pomanto, sapaan Wali Kota Makassar telah mengirimkan surat permohonan supaya tempat ini menjadi aset milik Pemkot Makassar kembali. Dia mengklaim telah mendapat persetujuan dari Pj Gubernur Sulsel, sehingga renovasi ini bisa dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler