Jadi Pusat Konsentrasi Nataru di Sulsel, Pertamina Pastikan Stok BBM di Toraja Aman

Pertamina menambah armada mobil tangki untuk mengamankan stok BBM di beberapa SPBU di Toraja Utara dan Tana Toraja.
Pengendara mengisi bahan bakar minyak disalah satu SPBU di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Minggu (5/9/2021)./Bisnis-Paulus Tandi Bone
Pengendara mengisi bahan bakar minyak disalah satu SPBU di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Minggu (5/9/2021)./Bisnis-Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, MAKASSAR - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan build up stok dengan menambah armada mobil tangki untuk mengamankan stok BBM di beberapa SPBU di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara guna memastikan ketersediaannya terpenuhi selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hal ini menyusul antrean panjang di beberapa SPBU di daerah yang menjadi tempat konsentrasi arus mudik serta tujuan wisata Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebut dalam beberapa hari terakhir.

"Sebelumnya terlihat kepadatan di beberapa SPBU, namun bukan berarti stok BBM tidak ada, seluruh SPBU di dua kabupaten ini dalam kondisi tercukupi. Saat ini nampak kondisi sudah berangsur pulih, tidak terlihat lagi antrian kendaraan seperti sebelumnya," ungkap Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Fahrougi Andriani Sumampouw, Senin (25/12/2023).

Melihat adanya peningkatan konsumsi BBM di Toraja Utara dan Tana Toraja, Pertamina berupaya meningkatkan stok dengan menambah armada pengiriman BBM ke SPBU dan akan menyiapkan SPBU Kantong atau Mobil Tangki cadangan yang dapat melayani kebutuhan masyarakat untuk disiagakan di titik rawan kemacetan.

Selain itu pihaknya juga akan memperketat pengawasan transaksi BBM di seluruh SPBU di wilayah tersebut.

Saat ini stok BBM jenis Gasoil seperti Solar dan Dexlite berjumlah 100 KL dan BBM jenis Gasoline seperti Pertalite dan Pertamax berjumlah 193 KL.

Data menunjukkan rata-rata konsumsi di bulan Desember sebesar 98% untuk Gasoline dan 110% untuk Gasoil mengalami peningkatan dari konsumsi tahun sebelumnya. 

Peningkatan ini disebabkan karena adanya perayaan Nataru yang berfokus di Kabupaten Toraja Utara dan Kabupten Tana Toraja.

"Pada masa saat ini terlihat juga adanya peningkatan kebutuhan solar subsidi dikarenakan memasuki masa tanam padi sehingga petani banyak membutuhkan solar, sehingga kami juga intens berkoordinasi dengan Dinas Pertanian daerah setempat untuk menertibkan surat rekomendasi," paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler