Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nurdin Abdullah Ditahan KPK, Plt. Gubernur Sulsel Evaluasi Program

Pemprov Sulsel akan membatalkan beberapa program dan akan dialihkan ke sejumlah wilayah dengan porsi 8 persen.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 01 Maret 2021  |  14:55 WIB
Plt. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman - Istimewa
Plt. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman - Istimewa

Bisnis.com, MAKASSAR - Buntut penahanan Nurdin Abdullah, Sulawesi Selatan kini dipimpin Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan.

Andi Sudirman Sulaiman ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan.

Terkait tugas barunya, Andi Sudirman Sulaiman memulainya dengan melakukan evaluasi atas sejumlah program.

Pada hari pertama kerja sebagai Plt. Gubernur Sulsel, Sudirman mengumpulkan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sulsel.

"Kita akan mengevaluasi beberapa program, termasuk prosedur. Terutama pada sistem pengadaan barang dan jasa," ungkap Sudirman, Senin (1/3/2021).

Evaluasi program dilakukan menyusul akan dilakukannya refocusing anggaran. Pemprov Sulsel akan membatalkan beberapa program dan akan dialihkan ke sejumlah wilayah dengan porsi 8 persen.

Selain itu, Sudirman bakal fokus pada penanganan pandemi Covid-19, serta pemulihan ekonomi akibat pandemi virus Corona tersebut. Saat ini Sulsel sudah melakukan vaksinasi tahap kedua.

Sudirman mengatakan ia telah meminta laporan progres pelaksanaan vaksinasi tersebut.

"Intinya kita bahas juga terkait masalah rencana strategis lainnya. Terutama penanganan pandemi Covid-19, vaksinasi, dan berbagai program lainnya," kata Sudirman.

Pembangunan yang merata di seluruh wilayah dan pelayanan pada masyarakat, kata Sudirman, harus tetap berjalan.

Untuk itu, ia akan melakukan sinkronisasi data bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel guna menyesuaikan dengan arah kebijakan Pemprov Sulsel ke depan.

Ia juga menyampaikan agar seluruh jajaran tetap tenang dalam bekerja. Sudirman menyatakan akan mengevaluasi kembali prosedur, terutama pada sistem pengadaan barang dan jasa.

"Jadi, apa yang kurang di sana dan apa yang sudah baik tentunya akan ditingkatkan," tegas Sudriman.

Sudirman mengaku akan meminimalisir human error ke depannya. Pihaknya juga akan lebih berkoordinasi dengan KPK untuk mewujudkan program Sulsel bersih melayani.

"Kita ketatkan prosedur, tentunya dengan transparan. Ketika tidak mengikuti prosedural, itu akan membahayakan diri kita sendiri, kita sudah maksimal kemarin, dan tentu kita akan maksimalkan lagi," terangnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulsel Nurdin Abdullah
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top