Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemulihan Ekonomi: Pengusaha Sulsel Minta Proses Vaksinasi Tak Didramatisir

Pengusaha meminta seluruh pihak untuk mendukung dan memberikan solusi dalam segala upaya pemulihan ekonomi, bukannya malah menebar ketakutan.
Wahyu Susanto
Wahyu Susanto - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  12:57 WIB
Botol vaksin CoronaVac SARS-CoV-2 Sinovac ditampilkan di acara media di Beijing, China, pada 24 September.  - Bloomberg\r\n
Botol vaksin CoronaVac SARS-CoV-2 Sinovac ditampilkan di acara media di Beijing, China, pada 24 September. - Bloomberg\\r\\n

Bisnis.com, MAKASSAR - Pengusaha Sulsel memprediksi ekonomi Indonesia pada 2021 mulai membaik seiring dengan adanya titik terang dari pemerintah tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Namun pengusaha menyayangkan, segelintir orang menebar tudingan miring rencana vaksinasi tersebut.

“Dalam prosesnya, rencana vaksinasi dianggap belum sempurna untuk disuntikkan ke manusia, bahkan bisa mengancam keselamatan, argumentasi itu pun tanpa penelitian yang valid. Saya yakin langkah pemerintah juga tidak asal-asalan dalam memilih vaksin,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Sulsel Latunreng kepada Bisnis, Senin (26/10/2020).

Dia pun meminta seluruh pihak untuk mendukung dan memberikan solusi dalam segala upaya pemulihan ekonomi, bukannya malah menebar ketakutan.

“Bagaimana ekonomi kita mau maju sesuai harapan kalau terlalu banyak drama. Terlalu banyak kecurigaan. Jangan lah vaksin ini didramatisasi. Mari bersama kita dukung,” terangnya.

Ia berharap pemerintah segera mengatasi persoalan terkait vaksin Covid-19. Paling tidak, kontroversi terkait vaksin bisa berkurang dan bermunculan di berbagai media dan secepatnya pelaksanaan vaksinasi menjangkau daerah-daerah.

"Kami berharap tak ada lagi yang menjadikan lelucon terkait vaksin. Kita butuh semangat dari penentu kebijakan, ini bukan lagi saatnya mencari siapa yang paling hebat, tapi bagaimana kehebatan kita bisa menciptakan terobosan."

Lebih lanjut La Tunreng menambahkan kalaupun vaksin bisa disalurkan pada akhir tahun, sektor ekonomi di Indonesia diramalkan baru bisa membaik di triwulan III tahun 2021.

"Karena perlu ada recovery setelah pandemi. Pengusaha tentu butuh itu sebagai persiapan. Jadi kemungkinan triwulan ke tiga. Mudah-mudahan bisa terwujud," pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulsel apindo
Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top