Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anak-anak dan Lansia di Makassar Dianjurkan Tak Ikuti Salat Id di Masjid

Pemerintah Kota Makassar menyarankan agar anak-anak dan lansia sebagai golongan yang rentan terpapar Covid-19 untuk tidak ikut dalam penyelenggaraan Salat Id di masjid. Golongan ini dianjurkan untuk tetap melaksanakan Salat Id di rumah.
Sitti Hamdana R
Sitti Hamdana R - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  15:44 WIB
Umat muslim melaksanakan salat Idulfitri 1440 H, di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Rabu (5/6/2019). - Reuters/Willy Kurniawan
Umat muslim melaksanakan salat Idulfitri 1440 H, di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Rabu (5/6/2019). - Reuters/Willy Kurniawan

Bisnis.com, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar menyarankan agar anak-anak dan lansia sebagai golongan yang rentan terpapar Covid-19 untuk tidak ikut dalam penyelenggaraan Salat Id di masjid. Golongan ini dianjurkan untuk tetap melaksanakan Salat Id di rumah.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, Aswis Badwi mengatakan sementara bagi masyarakat yang ingin tetap mengikuti penyelenggaraan Salat Id di masjid atau lapangan, diimbau untuk menaati protocol kesehatan.

“Kami minta masyarakat agar tetap patuh, imbauan ini telah kami sampaikan kepada sejumlah pihak, baik itu organisasi Islam, toko agama, tokoh masyarakat, para Mubalig dan para pengurus masjid tentang pelaksanaan Shalat Id ditengah pandemi,” terang Aswis, Selasa (28/7/2020).

Dia pun mengarahkan agar pelaksanaan Shalat Id tahun ini tidak dilaksanakan dilapangan demi menghindari pengumpulan orang dalam jumlah besar.

“Jika di masjid, titik kumpul jamaah tidak terlalu besar dan penerapan protocol kesehatan lebih mudah dikontrol” ujarnya.

Sementara itu, terkait penyelenggaraan penyembelihan hewan Qurban, Aswis menyebut sejumlah persyaratan yang harus di penuhi diantaranya pemotongan hewan Qurban dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik.

“Pada saat penyembelihan hewan qurban kami minta agar hanya di hadiri oleh  panitia dan pihak yang berqurban. Selain itu juga harus diatur pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan dan pengemasan daging. Sedangkan untuk pendistribusian daging Qurban dilakukan oleh panitia ke rumah musytahiq” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar
Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top