Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengaduan Jasa Keuangan di Sultra Meningkat Drastis

Ada 948 pengaduan dan jumlah tersebut mengalami peningkatan 536,24 persen jika dibanding data semester I pada tahun 2019.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Juli 2020  |  13:38 WIB
Ilustrasi. - Bisnis/Abdullah Azzam
Ilustrasi. - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, KENDARI - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Mohammad Fredly Nasution menyampaikan pada 2020 hingga awal Juli, pihaknya telah menerima sebanyak 948 pengaduan terkait sektor jasa keuangan, termasuk dari mereka yang terdampak dari Covid-19.

"Dalam aspek perlindungan konsumen, per 6 Juli 2020, jumlah pengaduan konsumen sektor jasa keuangan termasuk yang terkait Covid-19, sebanyak 948 pengaduan," kata Fredly, melalui siaran pers Humas OJK Sultra yang diterima di Kendari, Rabu.

Fredly mengungkapkan bahwa jumlah tersebut mengalami peningkatan 536,24 persen jika dibanding data semester I pada tahun 2019. Pihaknya menerima aduan tersebut dalam berbagi bentuk di antaranya melalui surat, datang langsung, atau via telepon.

"Pengaduan ini dalam bentuk surat sebanyak 133 konsumen. Kemudian yang nonsurat atau datang langsung atau walk in maupun via telepon sebanyak 815 konsumen," jelas Fredly.

Dari aduan tersebut, 374 merupakan perbankan, 509 lembaga pembiayaan dan sebanyak 65 merupakan asuransi dan pinjaman daring atau fintech leading.

Sementara itu, pengaduan terkait COVID-19, jumlah pengaduan yang diterima pihaknya mencapai 395 aduan atau 41,6 persen dengan rincian bentuk surat sebanyak 64 konsumen, di antaranya 21 untuk konsumen perbankan dan 43 konsumen perusahaan pembiayaan. Kemudian konsumen non surat 331, konsumen perbankan 105 dan konsumen lembaga pembiayaan 290.

"Pengaduan terkait fintech lending atau pinjaman online sebanyak tiga konsumen yang berkonsultasi secara lisan," ungkapnya.

Selain itu, Fredly juga menerangkan bahwa pihaknya telah melakukan edukasi dengan nontatap muka sebanyak 14 kali yaitu 12 kali kegiatan Dilan Class rutin mingguan yang melibatkan pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) serta 2 kali kegiatan Digital Massive Class (DMC) bagi tujuh perguruan tinggi negeri dan swasta yang melibatkan petinggi OJK pusat dengan total jumlah peserta sebanyak 1.131 orang.

"Kegiatan edukasi itu akan melibatkan narasumber di luar PUJK, untuk memberikan soft skills, digital skills, informasi terkini, hingga pengalaman pengelolaan keuangan, seperti pejabat Google, Staf Khusus Presiden RI, dan akan mengundang narasumber-narasumber luar biasa lainnya untuk Dilan Class selanjutnya," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

OJK sultra

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top