Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Deteksi Dini Gempa dan Tsunami, 17 Alat Dipasang di Sultra

Seluruh peralatan direncanakan beroperasi sebelum akhir tahun 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Juli 2020  |  12:42 WIB
Ilustrasi alat pendeteksi tsunami. - bppt_ri
Ilustrasi alat pendeteksi tsunami. - bppt_ri

Bisnis.com, KENDARI - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan menambah peralatan sebanyak 17 buah alat deteksi dini gempa bumi dan tsunami yang akan disebar di beberapa kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara guna memperkuat mitigasi bencana di daerah tersebut.

Berdasarkan siaran pers BMKG Sultra, yang diterima Antara, Rabu (8/7/2020) menjelaskan, ke-17 peralatan tersebut berupa 11 Warning Receiver System New Generation (WRS NewGen), 4 sensor gempa bumi, dan 2 sensor akselerograf.

WRS NewGen telah selesai dipasang di Stasiun Geofisika Kendari dan sementara berlangsung pemasangan WRS NewGen lainnya secara paralel di BPBD Kota Kendari dan BPBD Kabupaten Konawe. Seluruh peralatan direncanakan beroperasi sebelum akhir tahun 2020.

Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rosa Amelia menjelaskan bahwa WRS NewGen merupakan peralatan yang berfungsi untuk mendiseminasikan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami.

"Peralatan ini akan dipasang di 10 kabupaten/kota. Kota Kendari akan mendapatkan dua set peralatan yang akan diinstal di Stasiun Geofisika Kendari dan BPBD Kota Kendari. Konawe Kepulauan, Buton utara, Muna, Wakatobi, Kolaka Utara, Konawe, Bombana, Konawe Utara, dan Konawe Selatan, masing-masing akan mendapatkan satu set peralatan WRS NewGen," kata Rosa.

Rosa mengungkapkan, penempatan peralatan tersebut akan dipusatkan di kantor BPBD masing-masing daerah dan khusus untuk Kabupaten Wakatobi akan dipasang di Kantor Bupati.

"Sensor gempa bumi yang dipasang tahun ini dimaksudkan untuk mengawal sesar aktif Lawanopo yang memanjang 260 km dari Kolaka Utara hingga Konawe. Sensor-sensor tersebut akan dipasang di wilayah Konawe, Konawe Utara dan Kolaka. Sementara peralatan sensor percepatan tanah akselerogaf akan berlokasi di Kabupaten Muna dan Kabupaten Bombana," ungkap Rosa.

Rosa berharap dengan penambahan peralatan di beberapa wilayah Sulawesi Tenggara dapat meningkatkan ketepatan, kecepatan, keakuratan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami. Ia juga berharap dapat membantu pemerintah daerah dalam pengambilan keputusan serta mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami di wilayah masing-masing.

"Terlaksananya pemasangan ini tidak luput dari dukungan dan partisipasi aktif masing-masing Pemda kabupaten/kota yang telah bersedia untuk menjadi lokasi penempatan dan turut menjaga peralatan yang merupakan aset BMKG ini," pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sultra

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top