Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sulut Bakal Tambah Satu Laboratorium PCR

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akan menambah lagi laboratorium real time Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk meningkatkan kapasitas pemeriksaan Covid-19 di Sulut.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 10 Juni 2020  |  11:04 WIB
Ilustrasi. - Xinhua/Li Jianan
Ilustrasi. - Xinhua/Li Jianan

Bisnis.com, MANADO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akan menambah lagi laboratorium real time Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk meningkatkan kapasitas pemeriksaan Covid-19 di Sulut.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulut Steaven Dandel mengatakan bahwa Pemprov Sulut akan bekerja sama dengan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) untuk membuka laboratorium tersebut.

"Sementara dikerjakan laboratorium PCR di Universitas Sam Ratulangi. Bangunannya sementara dibenahi. Alat-alatnya sudah ada tinggal dilengkapi beberapa komponen," ujar Steaven, Selasa (9/6/2020) malam.

Bila pembukaan laboratorium PCR tersebut terealisasi, maka Sulut akan memiliki empat laboratorium PCR. Saat ini, ada tiga laboratorium PCR yang beroperasi di Sulut, antara lain di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Manado, Balai POM Manado, dan RSUP Prof Kandou.

Meski demikian, kapasitas pemeriksaan ketiga laboratorium tersebut belum mampu mengakomodasi banyaknya sampel swab terkait Covid-19 yang masuk setiap harinya.

Steaven mengakui adanya perpanjangan waktu tunggu hasil pemeriksaan swab karena kapasitas laboratorium yang terbatas. Dia menuturkan bahwa saat ini ada sekitar 2.792 sampel swab yang masih menunggu untuk diperiksa.

"Tadi kami dapat laporan hasil 250 sampel, sementara sampel yang terkirim kemarin 360-an sampel. Bisa dibandingkan 360 sampel yang masuk, sedangkan yang keluar hasilnya hanya 250. Jadi tiap hari tertumpuk," katanya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulut sementara mengirimkan sebagian sampel yang masih menunggu antrean pemeriksaan ke laboratorium PCR di BTKLPP Makassar dan BBLK Jakarta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulut
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top