Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sulut Sudah Periksa Lebih dari 6.000 Sampel Swab Covid-19

Upaya deteksi penyebaran Covid-19 di Sulut meningkat drastis dengan tingkat rata-rata pemeriksaan sampel swab Covid-19 sebanyak 2,4 tes per 1.000 penduduk.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 09 Juni 2020  |  03:33 WIB
Petugas medis mengambil sampel spesimen saat swab test virus corona Covid-19 secara drive thru di halaman Laboratorium Kesehataan Daerah (Labkesdan) Kota Tangerang, Banten, Senin (6/4/2020)./Antara - Fauzan
Petugas medis mengambil sampel spesimen saat swab test virus corona Covid-19 secara drive thru di halaman Laboratorium Kesehataan Daerah (Labkesdan) Kota Tangerang, Banten, Senin (6/4/2020)./Antara - Fauzan

Bisnis.com, MANADO - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Utara (Sulut) melaporkan telah memeriksa lebih dari 6.200 sampel swab pasien terkait virus corona atau Covid-19 terhitung hingga Senin (8/6/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulut Steaven Dandel mengatakan bahwa upaya untuk mendeteksi penyebaran Covid-19 di Sulut meningkat drastis dalam sebulan terakhir. Saat ini tingkat rata-rata pemeriksaan sampel swab Covid-19 di Sulut telah mencapai 2,4 tes per 1.000 penduduk.

"Meningkat drastis karena dalam jangka waktu 1 bulan, akhir April lalu swab yang bisa kita lakukan hanya 997 sampel. Tapi mulai Mei meningkat dan pada tanggal 8 Juni sudah bisa perform 5.300-an swab," ujar Steaven, Senin (8/6/2020).

Steaven menuturkan dari jumlah sampel swab yang diambil, baru 3.741 sampel yang sudah keluar hasilnya.

Guna meningkatkan kecepatan pemeriksaan laboratorium sampel swab di Sulut, laboratorium real time Polymerase Chain Reaction (PCR) daerah yang dikelola Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Manado akan meningkatkan kapasitas pemeriksaan dari semula 180 sampel per hari menjadi 360 sampel per hari.

Peningkatan kapasitas pemeriksaan tersebut dilakukan dengan dengan memperpanjang waktu operasional laboratorium menjadi 1x24 jam.

"Jadi 1x24 jam, enggak ada libur. Ini bisa diupayakan dengan melakukan penambahan petugas kesehatan, ada lima relawan. Sehingga hasil laboratorium bisa lebih cepat keluar," kata Steaven.

Sejalan dengan peningkatan upaya deteksi penyebaran Covid-19 di Sulut, angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 juga meningkat signifikan. Hingga Senin (8/6/2020), jumlah kasus positif di Sulut bertambah 14 orang menjadi total 509 orang.

Menurut Steaven, peningkatan kasus positif tersebut menunjukkan kekuatan jejaring surveilans Gugus Tugas Sulut. Dia menuturkan pihaknya akan terus berupaya memperluas penelusuran kontak dari kasus positif yang telah diumumkan.

"Berupaya perluas tracing, berharap di satu titik semua kasus positif bisa kami temukan maka kami bisa lakukan containment. Dari titik itu kami bisa menekan kasus perlahan sampai titik terendah," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulut covid-19 pasien sembuh COVID-19
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top