Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Forum Umat Islam Sulut Imbau Masyarakat Salat Id di Rumah

Imbauan tersebut merupakan hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi antara Forum Pimpinan Umat Islam dengan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Selasa (19/5/2020).
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 20 Mei 2020  |  23:49 WIB
Ilustrasi - Umat muslim melaksanakan Shalat Tarawih pertama di Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Minggu (5/5/2019). Sebagian besar umat muslim di Indonesia melaksanakan Shalat Tarawih pertama di bulan Ramadan 1440 H pada 5 Mei 2019./ANTARA - Syifa Yulinnas
Ilustrasi - Umat muslim melaksanakan Shalat Tarawih pertama di Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Minggu (5/5/2019). Sebagian besar umat muslim di Indonesia melaksanakan Shalat Tarawih pertama di bulan Ramadan 1440 H pada 5 Mei 2019./ANTARA - Syifa Yulinnas

Bisnis.com, MANADO - Forum Pimpinan Umat Islam Sulawesi Utara (Sulut) mengimbau masyarakat Sulut untuk melaksanakan salat Idulfitri di rumah masing-masing.

Imbauan tersebut merupakan hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi antara Forum Pimpinan Umat Islam dengan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Selasa (19/5/2020). Rapat membahas mengenai persiapan umat Islam dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1441 H di tengah pandemi Covid-19.

Mengimbau kepada seluruh komponen ummat Islam Sulawesi Utara bahwa tdk melaksanakan takbiran secara berkelompok (konvoi) tapi melaksanakan secara terbatas di masjid2 masing-masing serta dirumah masing-masing.

"Salat Idulfitri adalah perkara sunnah (boleh dikerjakan dan boleh ditinggalkan). Karenanya dalam kondisi saat ini apabila ingin melaksanakan salat Idulfitri maka diimbau untuk melaksanakannya di rumah masing-masing, baik secara berjamaah (bersama keluarga) ataupun secara munfarid (sendiri-sendiri)," demikian bunyi keputusan rapat koordinasi yang dikutip dari laman resmi Humas Pemprov Sulut, Rabu (20/5/2020).

Para pimpinan ormas Islam juga mengimbau umat Islam untuk tidak melaksanakan takbiran secara berkelompok (konvoi), tapi melaksanakan secara terbatas di masjid masing-masing, serta di rumah masing-masing.

Setelah Ramadan, umat Islam juga diimbau agar tetap membatasi kegiatan mengumpulkan orang dalam jumlah banyak, termasuk dalam kegiatan silaturahmi dan kegiatan halal bi halal.

"Seluruh kegiatan-kegiatan di atas jika dilaksanakan tetap memperhatikan protokol Covid-19 (menjaga kebersihan, jaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan dengan air sabun)," demikian bunyi poin terakhir keputusan rapat.

Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi juga meminta masyarakat melaksanakan Salat Idulfitri 1441H di rumah masing-masing. la meminta masyarakat tak menunaikan Salat Idulfitri di masjid dan lapangan yang dapat mengumpulkan massa dan menciptakan kerumunan. Hal itu dikhawatirkan akan meningkatkan kemasifan penularan Covid-19.

Adapun dalam rapat yang digelar di kantor Gubernur itu juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen, Kakanwil Kemenag Sulut Abdul Rasyid dan Forum Pimpinan Umat Islam yang terdiri atas Ketua Umum MUI Sulut K.H Abdul Wahab A. Gafur, Ketua PW Muhammadiyah Sulut Nasruddin Yusuf, Ketua PW NU Sulut H Ulyas Taha, dan Ketua Wilayah SI Sulut Macmud Turuis.

Selain itu, hadir pula Ketua PW Dewan Masjid Indonesia Sulut Wahyudy Karaeng, Ketua Baznas Sulut Abid Takalamingan, Ketua PHBI Sulut Syahrul Poli, PW Mathla’ul Anwar Awaluddin Pangkey, serta tokoh umat Islam yang juga Anggota DPRD Sulut Amir Liputo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulut lebaran
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top