Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Langhong, Cincau Tradisional Khas Makassar Pelengkap Hidangan Es Buah

Namun dalam kondisi pandemic ini, langhong menjadi salah satu bahan makanan yang sulit ditemui di Makassar.
Sitti Hamdana R
Sitti Hamdana R - Bisnis.com 27 April 2020  |  14:06 WIB
Cincau - Wikipedia
Cincau - Wikipedia

Bisnis.com, MAKASSAR - Es buah adalah salah satu hidangan favorit untuk menu berbuka puasa. Selain segar, es buah juga cukup sehat, karena bahannya didominasi oleh beragam macam buah-buahan dengan kandungan vitamin dan serat tinggi.

Di Makassar sendiri, es buah untuk berbuka puasa biasanya dilengkapi dengan langhong, semacam cincau tradisional khas daerah tersebut.

Sehingga saat Ramadan, sangat mudah menemukan langhong dijajakan di pasar tradisional dan di pusat jajanan buka puasa.

Namun dalam kondisi pandemic ini, langhong menjadi salah satu bahan makanan yang sulit ditemui di Makassar.

Seorang pedagang yang kerap menjual langhong di Pasar Pannampu Makassar, Yahya, mengatakan, biasanya H-1 Ramadan suplai langhong sangat melimpah dengan harga relatif murah.

“Tapi sekarang, hingga memasuki Ramadan hari ketiga, belum ada suplai, kalaupun ada, pasti harganya tinggi, Rp2000 hanya dapat potongan kecil, dulunya, harga segitu bisa dapat setengah kilogram,” terang Yahya dikutip dari Antara, Senin (27/4/2020).

Sementara itu, salah satu produsen langhong, Hadira, mengatakan, langkanya langhong disebabkan karena terhambatnya bahan baku masuk ke Makassar selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Jauh hari sebelum Ramadan, kami sudah pesan bahan baku langhong dari Toraja dan Maros, tapi karena sekarang sangat ketat distribusi masuk ke Makassar saat PSBB ini, jadi memang produksinya sangat minim,” ujar Hadira.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar sulsel

Sumber : Antara

Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top