Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Cegah Corona di Sulut, Pusat Keramaian Disisir Ketat oleh Satpol PP

Petugas Satpol PP Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) gencar melakukan patroli yang bersifat imbauan dan menertibkan tempat-tempat usaha yang mengundang kerumunan massa.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 06 April 2020  |  11:09 WIB
Cegah Corona di Sulut, Pusat Keramaian Disisir Ketat oleh Satpol PP
Prajurit TNI mengangkat kardus berisi Alat Perlindungan Diri (APD) untuk penanganan COVID-19 di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Kamis (26/3/2020). Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menerima sekitar 3.000 APD yang akan didistribusikan ke rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di Sulut. ANTARA FOTO - Adwit B Pramono
Bagikan

Bisnis.com, MANADO - Petugas Satpol PP Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) gencar melakukan patroli yang bersifat imbauan dan menertibkan tempat-tempat usaha yang mengundang kerumunan massa.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

“Kami sudah berulangkali memperingatkan masyarakat untuk tidak membuat kerumunan semacam ini. Baik di kafe, lorong, dan tempat lainnya untuk mencegah Covid-19,” ujar Kasatpol PP Sulut Farly Kotambunan, dikutip dari laman resmi Humas Pemprov Sulut, Senin (6/4/2020).

Dia berharap masyarakat untuk tetap disiplin dan mengikuti imbauan pemerintah terkait dengan physical distancing atau menjauhi kerumunan. Sebab, salah satu kunci menekan penyebaran Virus Corona adalah dengan sikap disiplin.

“Kami minta seluruh warga untuk disiplin melakukan physical distancing dengan cara tidak membuat kerumunan,” ucapnya.

Selain melakukan patroli, Satpol PP juga bersinergi dengan pihak kepolisian mengawal pembagian 3.000 nasi kotak dari Pemprov Sulut bagi masyarakat terdampak corona agar proses pembagian berjalan lancar dengan tetap menerapkan physical distancing.

Adapun masyarakat terdampak corona yang menerima bantuan diantaranya buruh pelabuhan, sopir mikro, tukang ojek pangkalan hingga pemulung.

Sementara itu, hingga Minggu (5/4/2020), pasien terkonfirmasi psoitif Covid-19 di Sulut tercatat mencapai tiga orang. Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 16 orang. Untuk orang dalam pemantauan (ODP) telah mencapai 358 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulawesi utara sulut Virus Corona covid-19
Editor : Sutarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top