Pemprov Sulut Gandeng Grab Tingkatkan Layanan Pariwisata dan Infrastruktur Transportasi

Kerja sama yang dilakukan termasuk optimasi produk dan layanan Grab Indonesia yang sudah ada di Sulawesi Utara.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 31 Oktober 2019  |  12:56 WIB
Pemprov Sulut Gandeng Grab Tingkatkan Layanan Pariwisata dan Infrastruktur Transportasi
Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menggunakan layanan GrabWheels di sekitar Kawasan Mega Mas, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (31/10/2019). - Bisnis/M. Nurhadi Pratomo

Bisnis.com, MANADO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bekerja sama dengan Grab Indonesia untuk rencana peningkatan layanan pariwisata dan infrastruktur transportasi di Bumi Nyiur Melambai.

Kedua pihak meneken nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di sela-sela pelaksanaan Archipelagic and Island State (AIS) Forum 2019 yang berlangsung di Kawasan Mega Mas, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (31/10/2019).

Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menjelaskan terdapat beberapa poin kerja sama yang akan digarap dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut. Pihaknya menyebut berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk mendukung lima destinasi super prioritas Indonesia.

“Manado menjadi salah satunya. Jadi, kami berinisiatif untuk pariwisata di sini melalui platform kami,” ujarnya.

Ridzki mengungkapkan akan mengoptimasi produk dan layanan yang sudah ada di provinsi tersebut. Grab Indonesia akan bekerja sama dengan pemerintah dan dinas terkait untuk sarana perhubungan seperti shelter.

Secara detail, akan ada optimasi layanan seperti yang telah diluncurkan di destinasi super prioritas lainnya seperti Danau Toba dan Yogyakarta. Di dua wilayah itu, Grab Indonesia sudah meluncurkan layanan Grab Rent. 

“Bisa jadi bukan hanya [sewa] per jam tetapi nanti kami optimasi untuk per hari. Turis biasanya ada yang ingin sewa tidak hanya beberapa jam tetapi beberapa hari juga,” jelasnya.

Selain layanan sewa mobil, Ridzki membeberkan bentuk optimasi lainnya di wilayah destinasi super prioritas yakni pemesanan hotel dan informasi tempat wisata.

“Kami juga akan luncurkan layanan Grab Kios,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey menerangkan kolaborasi lainnya yang akan digarap dengan Grab Indonesia yakni pengembangan bisnis rintisan atau startup. Pemprov Sulut menginginkan generasi muda di wilayah itu dapat melakukan kolaborasi dengan Grab Indoenesia.

“Jadi, Grab akan membawahi startup yang ada di Sulut untuk berkembang lebih cepat,” tuturnya.

Dari sisi pariwisata, Olly menyampaikan kerja sama akan dilakukan dalam bentuk promosi, termasuk mengintegrasikan layanan yang dimiliki Grab Indonesia dengan tempat atau titik yang ada di Sulut.

Dia mengklaim kerja sama itu sudah dimulai. Pihak Grab Indonesia disebut bakal berinvestasi sekitar Rp100 miliar—Rp200 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sulut, grab indonesia

Editor : Annisa Margrit
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top