Suksesi Ketua PHRI Sulsel Bakal Berakhir Aklamasi

Bursa calon ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI Sulsel berpotensi berujung aklamasi seiring dengan minimnya antusiasme stakeholder industri untuk ikut berkontestasi.
Siti Hamdana
Siti Hamdana - Bisnis.com 12 Maret 2019  |  17:46 WIB
Suksesi Ketua PHRI Sulsel Bakal Berakhir Aklamasi
Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani menyampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Nasional IV PHRI, di Jakarta, Senin (11/2/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, MAKASSAR - Bursa calon ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI Sulsel berpotensi berujung aklamasi seiring dengan minimnya antusiasme stakeholder industri untuk ikut berkontestasi.

Hingga hari terakhir pendaftaran bakal calon ketua PHRI Sulsel, Selasa (12/3/2019), pihak panitia musyawarah daerah (Musda) hanya mencatat satu nama yang mendaftar untuk ikut dalam kontestasi ketua asosasi tersebut.

Ketua SC Musda X PHRI Sulsel, Joko Budi mengemukakan pihaknya telah membuka pendaftaran bakal calon ketua sejak 1 Maret lalu, tetapi ternyata sangat sepi peminat.

"Sejauh ini masih satu nama yang pendaftar bakal calon ketua, tetapi belum bisa kami publikasikan. Nantilah saat Musda, baru bisa disampaikan. Kami juga berharap, semoga sebelum penutupan hari ini, akan ada lagi yang menyusul untuk mendaftar," ujar Joko Budi, Selasa sore.

Sebagai informasi, SC Musda X PHRI Sulsel memberikan ruang bagi stakholder industri perhotelan dan restoran lokal untuk ikut dalam kontestasi ketua, dengan durasi pembukaan pendaftaran berdurasi 12 hari.

Adapun perhelatan Musda X PHRI Sulsel dijadwalkan bakal diramaikan dengan sejumlah agenda terhitung 14 Maret hingga 17 Maret mendatang yang bakal ditandai dengan pemilihan ketua baru periode 2019-2024 sebagai acara pamungkas musda. 

Sementara itu, Ketua PHRI Sulsel Angggiat Sinaga yang dikabarkan kembali maju dalam kontestasi pemilihan ketua peridoe 2019-2024, mengaku siap jika kembali diberikan kepercayaan oleh para stakholder industri pemilik suara.

"PHRI adalah sebuah pengabdian, kanal untuk membangun kebersamaan dalam industri perhotelan serta restoran di Sulsel. Jika rekan-rekan BPC PHRI se-Sulsel meminta, saya bersedia. Jiwa dan raga ini sudah menyatu dengan PHRI untuk membangun pariwisata daerah kita," urainya.

Sekedar diketahui, Anggiat Sinaga yang juga sebagai CEO Phinisi Hospitality ini sudah memimpin PHRI Sulsel selama dua periode berturut-turut. 

Kendati demikian, Anggiat memungkinkan kembali terpilih kembali secara aklamasi jika dalam kontestasi tidak ada satupun kandidat lain yang maju sebagai calon ketua untuk periode 2019-2024. 

Jika dia kembali terpilih dalam Musda ke X, artinya anggiat akan memimpin PHRI tiga kali berturut-turut.

Sementara itu menanggapi dinamika pemilihan ketua PHRI tersebut, akademisi Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar Islahuddin menilai, siapa pun bisa memimpin PHRI asal tidak melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) organisasi.

"Mau berapa periode pun menjabat kalau tidak melanggar AD-ART, ya sah saja. Tentunya paling penting untuk diperhatikan, yang maju dan dipilih adalah yang capable dalam pengembangan pariwisata khususnya perhotelan dan restoran," terangnya.

Dia menilai, dalam dua periode dipimpin Anggiat, PHRI Sulsel bergerak relatif sangat cepat dan atraktif.

"Anggiat melakukan percepatan dalam memimpin PHRI. Salah satunya ditandai dengan pembentukan BPC PHRI di beberapa wilayah Sulsel," papar Islahuddin.

Menurutnya, hal yang dilakukan Anggiat selama memimpin PHRI tersebut sangat berpengaruh dalam mendorong pariwisata Sulsel.

"Pariwisata pada dasarnya tidak bisa bergerak sendiri-sendiri, harus bersinergi. Dengan adanya BPC PHRI itu, kami orang-orang pariwisata semakin gampang dalam melakukan koordinasi dalam kegiatan kepariwisataan," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sulsel, phri

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top