Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sulsel Siapkan 20 Hektare Lahan untuk Pusat Inovasi Perbenihan

Pemerintah Provinsi Sulsel menyiapkan seluas 20 hektar lahan yang akan dimanfaatkan sebagai pusat inovasi perbenihan. Rencananya pusat inovasi itu akan ditempatkan di Kabupaten Luwu.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 19 Desember 2018  |  06:40 WIB
Sulsel Siapkan 20 Hektare Lahan untuk Pusat Inovasi Perbenihan
Pekerja memeriksa buah kakao di Sunggal, Deli Serdang, Sumut, Selasa (8/1). - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan seluas 20 hektare lahan yang akan dimanfaatkan sebagai pusat inovasi perbenihan. Rencananya pusat inovasi itu akan ditempatkan di Kabupaten Luwu.

Hal itu diungkapkan Direktur Perbenihan Perkebunan, Kementerian Pertanian Muhammad Anas usai focus group discussion (FGD) bersama Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

"Ini merupakan rencana Pemprov Sulsel bersama Kementerian Pertanian guna mewujudkan kemandirian perbenihan di Sulsel utamanya untuk komoditas kakao" ungkap Muhammad Anas di kantor gubernur, Selasa (18/12/2018).

Tak dapat dipungkiri, dalam beberapa waktu terakhir produksi kakao di Sulsel terus mengalami penurunan. Karenanya, Pemprov Sulsel kembali berkomitmen untuk mengembalikan kejayaan kakao. Salah satunya dengan menghadirkan benih-benih kakao yang lebih berkualitas.

Anas menerangkan, sebelumnya Sulsel u berpatokan pada benih biji tanam yang membutuhkan proses lama untuk tumbuh. Selain itu petani kakao juga dihadapkan dengan permasalahan hama.

"Masalah lain yaitu banyak tanaman petani yang sudah tua, itulah yang akan kembal diremajakan agar produksi kakaonya lebih berkualitas," ungkap Anas.

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan menjelaskan, rencana mengembalikan kejayaan kakao ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pertanian.

"Kita akan mulai dilakukan penanaman benih kakao sebanyak 9 juta bibit pada 2019 mendatang. Ini sudah bibit terbaik," sebut Sudirman.

Ia juga menerangkan beberapa bibit bahkan sudah dibawa ke lokasi penamaan. Yang utama saat ini adalah melakukan pendampingan terhadap para petani kakao. Menurutnya, petani merupakan pucuk utama untuk mewujudkan kembali kejayaan kakao di Sulsel.
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kakao sulsel
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top