Pesta Adat di Toraja Pengaruhi Konsumsi LPG 3 Kg, Pertamina Pasokan 102%

Pertamina juga menggelar operasi pasar untuk menjamin ketersediaan LPG 3 kg Kabupaten Toraja Utara.
Operasi pasar LPG 3 kg di Kabupaten Toraja Utara, Sulsel./Pertamina
Operasi pasar LPG 3 kg di Kabupaten Toraja Utara, Sulsel./Pertamina

Bisnis.com, MAKASSAR - Pertamina mengonfirmasi telah terjadi peningkatan konsumsi LPG 3 kg di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada awal tahun ini yang disebabkan adanya rangkaian pesta adat dan pesta kematian yang dilakukan masyarakat di wilayah tersebut. Pesta ini memang diketahui menjadi rutinitas warga setiap awal tahun hingga akhir Februari.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Fahrougi Andriani Sumampouw mengungkapkan, pesta tersebut banyak menggunakan LPG 3 kg untuk digunakan memasak, sehingga menjadi salah satu faktor yang membuat rata-rata kuota harian LPG di Kabupaten Toraja Utara sejak awal tahun menjadi sebesar 14,5 Metric Ton.

Oleh karena itu, Pertamina menambah suplai hingga 102% atau saat ini telah melakukan penyaluran sebesar 15,2 Metric Ton rata-rata harian, terhitung pada 1 - 19 Januari 2024.

Dia menambahkan, Pertamina juga melakukan operasi pasar bersama Pemerintah Kabupaten Toraja Utara untuk mendistribusikan sebanyak 7.280 tabung LPG 3 kg di sembilan kecamatan yang dilakukan secara bertahap. Antara lain di Kecamatan Rantepao, Sopai, Tondon, Tallungipu, Tikala, Sanggalangi, Sesean, Balusu, dan Kesu. 

"Operasi pasar ini untuk menjamin ketersediaan LPG 3 kg di wilayah Kabupaten Toraja Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi akses yang lebih mudah kepada masyarakat dalam mendapatkan LPG sesuai dengan Hrga Eceran Tertinggi (HET),” ujarnya, Senin (22/1/2024).

Fahrougi pun mengimbau kepada masyarakat agar bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebih LPG 3 kg ini. Khusus untuk sektor kuliner restoran dengan kelas menengah keatas, usaha pertanian yang belum mendapatkan konversi LPG dari pemerintah, usaha peternakan ayam, hingga rumah tangga mampu, diharapkan menggunakan LPG Non Subsidi 5,5 kg dan 12 kg.

Diketahui, Di Kabupaten Toraja Utara sendiri terdapat tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE), lima agen LPG, 323 pangkalan LPG yang menjual LPG sesuai dengan harga HET untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler