Toyota Target Jual 21.000 Unit Mobil di Sulawesi Selama 2023

Rush masih akan menjadi unggulan dengan proyeksi kontribusi sebesar 25 persen dari total penjulan.
Mobil Toyota Rush di Pajang saat pameran Indonseia International Motor Show 2018 di Jakarta, Minggu (22/4/2018)./Bisnis-Abdullah Azzam
Mobil Toyota Rush di Pajang saat pameran Indonseia International Motor Show 2018 di Jakarta, Minggu (22/4/2018)./Bisnis-Abdullah Azzam

Bisnis.com, MAKASSAR - Kalla Toyota menargetkan penjualan mobilnya bisa mencapai 21.000 unit di Sulawesi selama 2023. Rush masih akan menjadi unggulan dengan proyeksi mampu memberikan kontribusi sebesar 25 persen dari total penjulan.

Marketing General Manager Kalla Toyota Suliadin mengatakan, selain Rush, beberapa mobil lainnya seperti Calya, Avanza, dan Veloz juga diyakini mampu mendongkrak penjualan tahun ini. Calya diproyeksi mampu memberikan kontribusi sebesar 23 persen dari total penjulan, kemudian Avanza 21 persen, dan Veloz juga 21 persen.

"Tahun ini memang kita akui akan cukup menantang, tapi kita tetap optimis penjualan bisa tetap tumbuh hingga 5 persen, di angka sekitar 21.000 unit," ungkapnya di Makassar, Kamis (2/2/2023).

Beberapa upaya akan dilakukan pihaknya demi mencapai target tersebut, salah satunya dengan rutin melaksanakan pameran terutama di Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Tengah (Sulteng), dan Sulawesi Tenggara (Sultra).

Terbaru, Kalla Toyota menggelar pameran otomotif bertema Puppet Show mulai 2 Februari hingga 12 Februari 2023 di atrium Nipah Park Makassar dan dua kota lainnya yaitu Palu dan Kendari. Mereka menargetkan 1.000 SPK dengan rincian Makassar 5.000 SPK dan Palu serta Kendari 5.000 SPK.

Selain itu akan ada juga promo Lebaran Bahagia Bersama Kalla Toyota, yang membuat masyarakat berkesempatan memiliki mobil dengan promo DP mulai 10 persen hingga gratis servis selama 3 tahun atau 60.000 km.

"Kalla Toyota juga memberikan promo bunga ringan 0 persen hingga 1 tahun yaitu promo Nyicil Rasa Tunai sehingga pelanggan mendapatkan subsidi hingga Rp5 juta serta keuntungan cicilan tetap sama apabila melakukan tukar tambah mobil lama ke mobil terbaru," tutup Suliadin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler