Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekspor Biji Lada Sulteng Mencapai Rp57,4 Miliar

Rempah-rempah asal Sulawesi Tengah dipastikan termasuk dalam kategori komoditas andalan dan diminati pasar ekspor.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Agustus 2022  |  14:27 WIB
Ekspor Biji Lada Sulteng Mencapai Rp57,4 Miliar
Petani memperlihatka biji lada yang sudah dipanen di Desa Batu Pannu, Mamuju, Sulawesi Barat. - Antara/Akbar Tado
Bagikan

Bisnis.com, PALU - Data Balai Karantina Pertanian (Barantan) kelas II Palu mencatat nilai ekspor rempah lada biji di Sulawesi Tengah mencapai Rp57,4 miliar atau sebanyak 763 ton ke negara Vietnam selama periode Januari - Juli tahun 2022.

Kepala Balai Karantina Pertanian Palu Amril mengatakan saat ini pihaknya terus mendorong nilai ekspor pertanian asal Sulawesi Tengah termasuk rempah-rempah.

“Ekspor rempah asal Sulawesi Tengah perdana diekspor pada bulan Maret tahun 2021 senilai 63 ton ke Vietnam dan Tiongkok melalui pelabuhan Pantoloan Palu,” jelas Amril ditemui di Palu, Senin (8/8/2022).

Menurutnya, rempah-rempah asal Sulawesi Tengah dipastikan termasuk dalam kategori komoditas andalan dan diminati pasar ekspor. Rempah-rempah yang sudah diekspor dari Sulawesi Tengah yakni lada putih, bunga pala dan pala biji.

“Ekspor ini jelas berpengaruh pada peningkatan ekonomi petani maupun masyarakat lainnya,” sebut Amril.

Rempah-rempah yang diekspor dari Sulawesi Tengah diperoleh dari hasil perkebunan di wilayah Kabupaten Donggala, Parigi Moutong serta dari daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

“Rempah ini dikumpulkan pengepul dan pastinya diutamakan kualitasnya sebelum dilakukan pengiriman ke luar,” kata Amril.

Meskipun nilai ekspor rempah Sulawesi Tengah belum besar, namun Balai Karantina Pertanian Palu terus melakukan sosialisasi untuk mendorong para pihak agar bisa melakukan ekspor serta bekerjasama dengan berbagai pihak untuk memudahkan dan memfasilitasi kegiatan ekspor.

“Rempah kita dibutuhkan dan tetap kita penuhi standar internasional dalam kegiatan ekspor ini,” tutur Amril.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lada rempah sulteng

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top