Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Abrasi Pantai Amurang, Begini Rencana Penanganan Korban

Abrasi menghantam pesisir pantai Amurang, warga Kelurahan Uwuran Satu dan Kelurahan Bitung diungsikan setelah rumahnya hancur.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Juli 2022  |  13:35 WIB
Abrasi Pantai Amurang, Begini Rencana Penanganan Korban
Rumah, penginapan dan infrastruktur hancur diterjang abrasi pantai Amurang. - Antara/BNPB

Bisnis.com, MINAHASA SELATAN - Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, segera melakukan pembebasan lahan menuju tempat dibangunnya hunian tetap untuk korban abrasi pantai Amurang.

"Jalan masuk menuju lokasi pembangunan hunian tetap harus dibebaskan, ini yang sementara dilakukan," sebut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Selatan, Thorie R Joseph di Manado, Rabu (13/7/2022).

Selain pembebasan lahan, proses administrasi terkait dengan hibah lahan juga sementara dilakukan.

"Lahan tersebut dihibahkan oleh Wakil Gubernur Steven Kandouw, luasnya sekitar lima hektare," ujarnya.

Dia menambahkan, untuk lahan yang dihibahkan tersebut, kata dia, luasan yang akan dimanfaatkan sebesar tiga hektare.

"Jadi dari luasan keseluruhan lima hektare, tidak dimanfaatkan semua, hanya sekitar tigs hektare," ujarnya.

Di lahan yang akan dibangun hunian tetap tersebut, rencananya akan dibangun sebanyak 116 unit rumah.

"Ke depan apabila akan ditempati, kita akan lakukan verifikasi lagi warga yang akan menempatinya," ujarnya.

Rabu (15/6), abrasi menghantam pesisir pantai Amurang, warga Kelurahan Uwuran Satu dan Kelurahan Bitung diungsikan setelah rumahnya hancur.

Infrastruktur jalan dan jembatan, penginapan serta fasilitas lainnya ikut disapu air laut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minahasa utara abrasi sulut

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top