Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini Cerita Wali Kota Makassar Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Kram Lengan

Rudy Djamaluddin disuntik vaksin di Puskesmas Makkasau, Jl Ratulangi Kota Makassar. Diakuinya tak ada rasa perih saat jarum disuntikkan menembus kulitnya.
Wahyu Susanto
Wahyu Susanto - Bisnis.com 14 Januari 2021  |  11:57 WIB
Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin (tengah) usai disuntik vaksin Covid-19 di Puskesmas Makkasau, Jl Ratulangi, Makassar, Kamis (14/1 - 2021).
Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin (tengah) usai disuntik vaksin Covid-19 di Puskesmas Makkasau, Jl Ratulangi, Makassar, Kamis (14/1 - 2021).

Bisnis.com, MAKASSAR - Setelah presiden Joko Widodo disuntikkan vaksin Covid-19 di Istana Negara pada Rabu (13/1/2021), kini giliran sejumlah kepala daerah yang melakukannya. Salah satunya adalah Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.

Rudy Djamaluddin disuntik vaksin di Puskesmas Makkasau, Jl Ratulangi Kota Makassar. Diakuinya tak ada rasa perih saat jarum disuntikkan menembus kulitnya.

"Saat jarum mulai menusuk kulit, sama sekali tidak ada perih. Tidak terasa apa-apa," ujar Rudy Djamaluddin, Kamis (14/1/2021). 

Dia sempat merasakan kram pada lengannya. Tapi menurutnya itu bukan efek dari vaksin.

Menurutnya, petugas vaksinasi merupakan tenaga ahli yang dipilih dengan syarat tertentu.

Vaksinasi di Makassar digelar serentak pada sembilan Puskesmas. Makassar mendapat jatah vaksin terbanyak dari daerah lainnya di Sulsel.

Berdasarkan daa Dinas Kesehatan Sulsel, Kota Makassar mendapat jatah vaksin Covid-19 sebanyak 15.355. Disusul Kabupaten Pangkep 3.151, kemudian Bone 2.775, lalu Wajo 2.385, dan Sidrap 2.269 vaksin Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar Vaksin
Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top