Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bulog Jamin Pasokan Beras di Sulut dan Gorontalo Tetap Aman Hingga Awal Tahun

Stok beras di gudang Perum Bulog Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) mencapai 6.567 ton, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 November 2020  |  10:41 WIB
Pekerja berada di gudang Bulog di Jakarta, Rabu (2/9/2020). Bisnis - Nurul Hidayat
Pekerja berada di gudang Bulog di Jakarta, Rabu (2/9/2020). Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, MANADO - Stok beras di gudang Perum Bulog Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) mencapai 6.567 ton, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah tersebut.

Kepala Perum Bulog Divisi Regional(Divre) Sulawesi Utara Eko Hari Kuncahyo berharap masyarakat tak perlu khawatir soal ketersediaan bahan kebutuhan pokok beras, karena jumlahnya cukup banyak.

"Ketahanan stok beras yang ada di gudang Bulog saat ini mampu penuhi kebutuhan masyarakat Sulawesi Utara hingga beberapa bulan ke depan, artinya hingga awal-awal tahun depan," kata Eko dikutip dari Antara, Selasa (3/11/2020).

Stok beras di gudang Bulog sebanyak 6.567 ton merupakan beras jenis medium, sedangkan di gudang juga tersedia beras premium yang dijual sesuai harga pasar.

Masyarakat tidak perlu khawatir, meski masih pandemi Covid-19 stok beras tersedia cukup, apalagi pihaknya terus melakukan permintaan ke kantor pusat, jika stok mulai menipis.

Eko mengatakan untuk menambah ketahanan stok, pihannya tetap melakukan permintaan dari pulau Jawa atau daerah sentra beras lainnya.

Selain menjaga stok beras tetap aman, pihaknya juga memastikan kualitas beras, sehingga pada saat sampai ke tangan pembeli tetap baik.

"Monitoring dan evaluasi pemeriksaan kualitas dan kuantitas beras secara periodik," ujarnya.

Manajemen ISO di gudang, merupakan salah satu pencapaian yang sesuai standarisasi nasional pergudangan bersama dengan tim independen.

"Spraying (penyemprotan) dilakukan setiap bulan, sedangkan fumigasi setiap tiga bulan, yang meliputi area di dalam maupun luar gudang serta pembersihan lingkungan gudang," ujarnya.

Ini merupakan "hermetic storage" system yaitu sistem penyimpanan menggunakan penyungkup plastik kedap udara dan tidak memerlukan tindakan perawatan apapun sehingga lebih ramah lingkungan.

Ia menjelaskan, CO2 stack adalah sistem perawatan dengan menggunakan gas CO2, dengan cara menyungkup komoditas dengan plastik kedap udara, dan ke dalam sungkup plastik tersebut dimasukkan gas CO2 sebagai pengganti udara biasa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gorontalo sulut

Sumber : Antara

Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top