Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menyambangi Bukit Bollangi Sulsel: Pesona Matahari Terbit dan Daya Tarik Rumah Hobbit

Sulsel adalah surga bagi pelancong. Berwisata di Bumi Anging Mammiri menjanjikan pengalaman yang mengesankan dengan suguhan wisata yang komplit.
Sitti Hamdana R
Sitti Hamdana R - Bisnis.com 20 Oktober 2020  |  12:44 WIB
Rumah Hobbit Bollangi di Dusun Bollangi, Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa - Istimewa
Rumah Hobbit Bollangi di Dusun Bollangi, Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa - Istimewa

Bisnis.com, MAKASSAR - Sulsel adalah surga bagi pelancong. Berwisata di Bumi Anging Mammiri menjanjikan pengalaman yang mengesankan dengan suguhan wisata yang komplit, mulai dari wisata pantai, wisata budaya, wisata kuliner, hingga wisata pegunungan. Maka, tak lengkap rasanya jika belum memasukkan Sulsel dalam rencana liburanmu!

Berbicara mengenai tempat-tempat wisata di Sulsel, salah satu paling anyar yaitu Rumah Hobbit yang terletak di Kabupaten Gowa. Rumah-rumah mini bak tempat tinggal Bangsa Hobbit ini dibangun di atas perbukitan, tepatnya di Dusun Bollangi, Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa.

Selain berada di wilayah pegunungan yang sejuk, objek wisata Rumah Hobbit Bollangi semakin ciamik dengan taman penuh bunga beraneka warna sehingga nyaris persis seperti ciri khas pemukiman Hobbit dalam cerita-cerita fiktif.

Di objek wisata tersebut ada empat rumah Hobbit berjejeran dengan beragam desain sehingga menambah pilihan spot untuk berfoto, yang tentunya, instagramable. Dijamin mempercantik tampilan instagram kamu.

Pemandangan pegunungan yang mengelilingi Rumah Hobbit Bollangi juga mampu membius mata pengunjungnya. Sangat alami. Jika datang lebih awal, dan cuaca sedang bersahabat, akan tampak kabut awan menyelimuti gunung-gunung tersebut. Pas sekali sebagai terapi untuk menenangkan pikiran dari segala beban.

Rumah Hobbit berada tak jauh dari Ibu Kota Sulsel, Makassar. jaraknya kurang lebih 25 km jika mengambil titik start dari pusat kota. Dengan jarak tersebut,membutuhkan estimasi waktu perjalanan sekitar 50 menit menggunakan transportasi roda dua ataupun roda empat.

Harga tiket masuk ke tempat wisata ini cukup terjangkau, hanya perlu membayar Rp10.000 per orang sudah bisa menikmati seluruh fasilitasnya sampai puas.

Mini Raja Ampat

Menyambangi rumah Hobbit, kurang lengkap jika tak sekaligus menjajal objek wisata Bulu Bollangi. Dua objek wisata ini hanya berseberangan jalan. Bahkan area parkirnya disatukan. Jadi tidak perlu usaha yang lebih untuk menjangkaunya.

Bulu dalam bahasa Bugis/Makassar artinya gunung atau bukit. Bulu Bollangi menawarkan pemandangan Sungai Jeneberang dengan pulau-pulau kecilnya, yang bisa disaksikan dari atas bukit. Sangat eksotis. Visualnya disebut-sebut hampir serupa dengan spot foto paling populer di Raja Ampat, yaitu Telaga Bintang. Olehnya itu, pengunjung sering kali menyebut Bulu Bollangi sebagai mini Raja Ampat.

Meski masih satu lokasi dengan Rumah Hobbit, namun untuk masuk ke Bulu Bollangi dan menyaksikan mini Raja Ampat, pengunjung butuh merogoh kocek lagi yaitu Rp5.000 per orang. Sangat terjangkau untuk menyaksikan pemandangannya yang menakjubkan, bukan?

Bulu Bollangi juga bisa menjadi tempat untuk berkemah. Banyak pengunjung yang menghabiskan liburan dengan berkemah utamanya akhir pekan. Penampakan matahari terbit juga menjadi buruan para pengunjung. Di objek wisata tersebut bisa disaksikan pemandangan matahari terbit dari balik gunung. Tak terbantahkan, sangat memesona.

Pemandangan alam yang indah ciptaan Tuhan di Bulu Bollangi memang tak diragukan, namun karena objek wisata ini hanya dikelola dengan dana swadaya masyarakat yang cukup minim, masih terdapat banyak keterbatasan dari ketersediaan fasilitas. Hal yang juga perlu menjadi perhatian adalah aspek kebersihannya. 

Melengkapi petualangan ke objek wisata Rumah Hobbit dan Bulu Bollangi, pelancong bisa menikmati kuliner gogoso yang banyak dijajakan di sepanjang jalan. Gogoso adalah kuliner lokal Bugis/Makassar terbuat dari beras ketan yang dibungkus daun pisang menyerupai lemper yang dimasak dengan cara dibakar. Makin nikmat disantap dengan telur asin plus serundeng khas daerah setempat. Kenikmatannya tiada tara.

Jadi bagaimana, sudah menyusun rencana liburan untuk keliling Indonesia? Jangan lupa masukkan Sulsel ke dalam daftar destinasimu, ya!

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulsel ekonomisulsel
Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top