Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penempatan Dana PEN, Bank Sulselbar Fokuskan Sektor UMKM

Bank Sulselbar menyaluran kredit per tanggal 8 Oktober mencapai Rp107 miliar.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  16:17 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (kedua kiri), Kepala OJK Sulawesi, Maluku, dan Papua, Nurdin Subandi (kiri) bertemu dengan beberapa pimpinan perbankan di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (13/10). Pemerintah pusat melalui Dirjen Pajak menyerahkan dana bantuan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ke Pemprov Sulsel yang nantinyab akan disalurkan oleh Bank Sulselbar. - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (kedua kiri), Kepala OJK Sulawesi, Maluku, dan Papua, Nurdin Subandi (kiri) bertemu dengan beberapa pimpinan perbankan di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (13/10). Pemerintah pusat melalui Dirjen Pajak menyerahkan dana bantuan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ke Pemprov Sulsel yang nantinyab akan disalurkan oleh Bank Sulselbar. - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, MAKASSAR - PT Bank Sulselbar bakal menyalurkan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) dari pemerintah. Penempatan dana di bank milik Pemprov Sulsel tersebut akan difokuskan ke sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Bank Sulselbar Irmayanti Sulthan menjelaskan sesuai arahan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, penyaluran dana tersebut menyasar sektor produktif dan konsumtif. Adapun target penyaluran di sektor tersebut sebesar 65 persen dari total dana yang ditempatkan di Bank Sulselbar.

"Kami di BPD berkomitmen me-leverage dua kali lipat dari penempatan selama enam bulan ke depan. Jadi, kami juga tetap menyediakan dana sendiri sebesar Rp1 triliun," jelas Irma usai menerima perjanjian kemitraan oleh OJK dan Dirjen Perbendaharaan di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Selasa (13/10/2020).

Irmayanti mengatakan, sejak menerima dana tersebut pada 2 Oktober lalu, posisi penyaluran kredit per tanggal 8 Oktober mencapai Rp107 miliar atau 6 persen dari total dana yang diterima. Adapun jumlah debitur yang telah mengajukan kredit yakni sebanyak 700 debitur.

Dalam skema penyaluran kredit, rate peminjaman diberikan sesuai kebutuhan debitur, mulai dari Rp5 juta. Sebab penyaluran dana PEN ini kata Irma tetap menyasar nasabah kecil hingga korporasi. Yang terpenting adalah sektor tersebut merupakan sektor yang berkontribusi dalam pemulihan ekonomi daerah.

"Termasuk juga sektor pariwisata, hotel, dan restoran. Itu kan juga masuk sektor yang mendorong percepatan pemulihan ekonomi. Intinya yang menyerap banyak tenaga kerja," ungkap Irmayanti.

Ia mengaku optimistis target penyaluran tersebut bisa dicapai hingga akhir tahun ini. Hal itu didukung dengan kinerja keuangan di wilayah Sulsel tergolong baik meski dibayangi pandemi.

Kinerja Bank Sulselbar juga tercatat positif, hal itu tercermin dari sisi mana pada semester I/2020. BPD membukukan kenaikan laba bersih sebesar 16,21 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu menjadi Rp297,17 miliar. Perolehan laba Bank Sulselbar tersebut juga seiring dengan pertumbuhan penyaluran kredit.

Pada semester I/2020, Bank Sulselbar tercatat menyalurkan kredit senilai Rp18,04 triliun atau tumbuh 2,66 persen (yoy). Bank Sulselbar membentuk cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) Rp178,70 miliar atau naik 131,67 persen (yoy) pada semester I/2020. Meskipun demikian, aset Bank Sulselbar juga tercatat tumbuh 10,25 persen menjadi Rp25,95 triliun.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyatakan penempatan dana PEN di Bank Sulselbar diharap bisa menjadi senjata ampuh dari kebijakan pemerintah pusat dalam rangka pemulihan ekonomi nasional maupun daerah. Apalagi untuk penyalurannya, Bank Sulselbar juga sudah melakukan analisa dan pengkajian.

"Tentu ini adalah sebuah peluang yang besar untuk kita manfaatkan. Sehingga, betul-betul dampak dari pandemi Covid-19 ini bisa mendorong percepatan ekonomi masyarakat Sulawesi Selatan," kata Nurdin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulsel bank sulselbar
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top