Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bayar Angkot di Makassar Kini Bisa Gunakan QRIS

penerapan QRIS dalam transaksi pembayaran Pete-pete tersebut merupakan bentuk kontribusi BI dalam menyongsong era kebiasaan baru selama pandemi Covid-19.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 18 Juli 2020  |  19:55 WIB
Petugas Bank Indonesia (BI) Tegal mempraktekkan cara melakukan pembayaran melalui aplikasi uang elektronik
Petugas Bank Indonesia (BI) Tegal mempraktekkan cara melakukan pembayaran melalui aplikasi uang elektronik "server based", dompet elektronik dan mobile banking saat peluncuran dan implementasi QR Code Indonesian Standard (QRIS) untuk desa wisata di Pasar Slumpring, Desa Cempaka, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu (16/2/2019). ANTARA FOTO - Oky Lukmansyah

Bisnis.com, MAKASSAR - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulawesi Selatan terus menodong implementasi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS. Kali ini, pola transaksi digital tersebut mulai didorong pada transaksi pembayaran angkutan umum di Makassar atau biasa disebut Pete-pete.

Kepala BI Sulsel Bambang Kusmiarso menerangkan penerapan QRIS dalam transaksi pembayaran Pete-pete tersebut merupakan bentuk kontribusi BI dalam menyongsong era kebiasaan baru selama pandemi Covid-19. Pola transaksi QRIS sendiri diyakini mampu mengurangi kontak fisik atau contactless payment dalam proses pembayaran.

"Adanya pandemi Covid-19 membuat integrasi ekonomi dan keuangan digital semakin diperlukan, di mana digital payment memiliki peranan penting," ungkap Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Sabtu (18/7/2020).

Bambang menjelaskan, pandemi Covid-19 menyebabkan adanya shifting terhadap interaksi antar manusia, mengurangi intensitas pertemuan fisik. Karenanya, digitalisasi pembayaran yang bersifat contactless menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung meminimalkan kontak fisik dalam bertransaksi.

Apalagi, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO turut menyarankan penggunaan contactless payments untuk mengurangi risiko transmisi virus. Sebagai otoritas sistem pembayaran, BI merespon kebutuhan masyarakat dalam bertransaksi dengan mengupayakan implementasi QRIS.

Pada dasarnya, di tengah pandemi Covid-19, implementasi QRIS diutamakan di sektor perdagangan ritel seperti pasar, toko barang kebutuhan pokok, dan rumah makan. Lalu di sektor sosial keagamaan seperti donasi, sumbangan, infaq, zakat, tempat ibadah. Termasuk sektor kesehatan seperti rumah sakit dan apotek.

"Namun, dengan kembalinya aktivitas masyarakat, kebutuhan QRIS di sektor transportasi menjadi sangat penting. Di Makassar sendiri Pete-pete salah satu jenis angkutan umum paling banyak digunakan," jelas Bambang.

Adapun pmbayaran menggunakan QRIS di Pete-pete Makassar merupakan yang pertama di Indonesia. Strategi pembayaran digital ini kata Bambang, diharapkan mampu mendukung kebijakan Pemerintah di era kebiasaan baru sebagai new lifestyle atau gaya hidup baru masyarakat yang mengacu pada protokol safety, cleanliness dan healthy (SHC).

"Melalui implementasi QRIS, transaksi non tunai menjadi cepat, mudah, murah, aman dan handal atau yang dikenal dengan tagline “cemumuah”," terangnya.

Secara total, hingga Juni 2020, BI mencatat jumlah merchant yang telah mendaftarkan diri untuk menggunakan QRIS di Sulawesi Selatan mencapai 92.009 atau tumbuh sebesar 173% (ytd) sejak Desember 2019.

Tingkat pertumbuhan di Sulsel tersebut berada di atas pertumbuhan nasional yang tumbuh sebesar 127,1% pada periode yang. Sulsel juga tercatat menempati posisi ke-8 sebagai salah satu daerah dengan tingkat pertumbuhan tertinggi di antara wilayah kerja Bank Indonesia. (k36)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulsel
Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top