Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Stok Logistik Terkait Bencana Alam di Sulteng Dijamin Aman

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah Bartholomeus Tandigala menjamin stok logistik untuk mengantisipasi bencana alam di provinsi itu aman.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Juli 2020  |  11:30 WIB
Sejumlah toko dan gudang yang rusak akibat diterjang gempa dan tsunami berkekuatan 7,4 SR di kawasan Pergudangan Kabupaten Donggala, Sulteng, Senin (1/10/2018). - Antara
Sejumlah toko dan gudang yang rusak akibat diterjang gempa dan tsunami berkekuatan 7,4 SR di kawasan Pergudangan Kabupaten Donggala, Sulteng, Senin (1/10/2018). - Antara

Bisnis.com, PALU – BPBD Provinsi Sulawesi Tengah menjamin stok berbagai logistik untuk mengatasi bencana alam di daerah itu masih cukup aman.

"Posisi stok logistik bencana alam yang ada pada kami cukup sampai akhir tahun mendatang," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng Bartholomeus Tandigala pada Rabu (15/7/2020).

Dia menjelaskan semua BPBD kabupaten dan kota di provinsi itu sedang siaga bencana alam, karena curah hujan cukup tinggi dan merata di semua wilayah.

Khusus masalah logistik, dia menegaskan tidak perlu dikhawatirkan, sebab masih tersedia dalam jumlah memadai. Logistik dimaksud antara lain bahan pokok seperti beras, mi instan, susu, minyak goreng, gula dan lainnya. Begitu juga dengan tenda, selimut, peralatan dapur, dan obat-obatan.

"Soal logistik tidak akan kekurangan. Kalau pun di kabupaten/kota logistik menipis, BPBD Provinsi siap membantu termasuk menyalurkan ke titik-titik bencana alam," kata Bartholomeus.

Selain itu, mitigasi bencana alam di setiap daerah terus gencar dilakukan petugas BPBD setempat. Meski kegiatan tersebut berbeda dengan sebelum pandemi Covid-19, sosialisasi dilakukan dalam setiap pertemuan dengan masyarakat.

"Selama masa pandemi sampai era normal baru saat ini, sosialisasi dilakukan petugas BPBD hanya kepada aparat kecamatan dan desa/kelurahan. Selanjutnya pihak kecamatan dan desa serta kelurahan yang akan menyosialisasikan kepada masyarakat," ujarnya.

Bartholomeus mengaku dalam beberapa pekan terakhir ini, banjir terus melanda beberapa daerah di Sulteng. Banjir terjadi menyusul hujan deras yang mengguyur hampir merata di seluruh wilayah Sulteng.

Beberapa daerah di Sulteng diterjang banjir seperti di Kabupaten Morowali Utara, Morowali, Parigi Moutong, Tolitoli, dan Sigi. Belum ada perincian kerugian material yang dialami baik pemerintah maupun masyarakat terdampak bencana alam banjir.

Masyarakat terus diingatkan untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrim yang berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) masih menghantui sejumlah daerah di Tanah Air, termasuk Sulteng yang memiliki banyak sungai dan struktur tanahnya labil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bencana alam sulawesi tengah

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top