Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Gula Pasir di Makassar Belum Terkendali

Kendati pabrik gula pasir lokal milik PT Perkebunan Nusantara XIV sudah mulai berproduksi, namun harga gula pasir di pasaran Makassar masih di atas harga eceran tertinggi yaitu Rp12.500 per kg.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Juni 2020  |  09:29 WIB
Pekerja menyiapkan gula pasir untuk disalurkan ke operasi pasar dan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Gudang Perum Bulog Sub-Divisi Regional Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Jumat (3/4 - 2020). ANTARA
Pekerja menyiapkan gula pasir untuk disalurkan ke operasi pasar dan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Gudang Perum Bulog Sub-Divisi Regional Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Jumat (3/4 - 2020). ANTARA

Bisnis.com, MAKASSAR - Kendati pabrik gula pasir lokal milik PT Perkebunan Nusantara XIV sudah mulai berproduksi, namun harga gula pasir di pasaran Makassar masih di atas harga eceran tertinggi yaitu Rp12.500 per kg.

Pedagang gula pasir di Pasar Terong Makassar,  H Ramli, Kamis menyebutkan harga gula pasir lokal yang dikemas dalam plastik rata-rata dijual Rp14.500 - Rp16.500 per kilogram. Sedang gula pasir bermerk masih dijual Rp18 ribu per kg, bahkan dula pasir kristal dijual seharga Rp25 ribu per kg.

Menurut dia, saat harga gula pasir melonjak pada awal pandemi COVID-19 dengan harga Rp20 ribu per kg, sebenarnya dapat dipahami baik penjual dan masyarakat karena stok gula saat itu terbatas, sebagai dampak dihentikannya gula impor.

"Namun setelah gula lokal sudah berproduksi, harga gula pasir masih belum normal ke harga semula Rp12.500 per kg," katanya.

Hal senada dikemukakan pedagang eceran di Pasar Pannampu, Makassar Hj. Nurbaya. Dia mengatakan, harga gula pasir saat Ramadhan 1441 Hijriah/2020 harganya masih relatif sama dengan hargaa gula pasir yang dipasarkan saat ini.

Hal tersebut karena gula lokal yang dibeli dari pihak distributor masih sekitar Rp700 ribu per 50 kg, sehingga pengecer menjualnya Rp14.500 - Rp16.500 sesuai kualitasnya.

Plt Kadis Disperindag Sulsel H Indra Jaya Saputra mengatakan, berkurangnya pasokan karena pembatasan impor gula dari Cina setelah terjadi pandemi di negara itu, telah memicu harga gula pasir di pasaran. Sementara produksi gula lokal pada saat yang sama belum berproduksi karena belum masa panen tebu di Kabupaten Takalar dan Bone, Sulsel.

Namun dengan mulai berproduksinya pabrik gula lokal PTPN XIV, lanjut dia, pihaknya optimistis harga gula secara bertahap akan kembali normal. Meski diakui produksi dari dua pabrik gula lokal ini hanya mampu memenuihi separuh dari 14.500 ton rata-rata kebutuhan konsumsi gula di Sulsel per bulan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulsel
Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top