Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Warga Sulteng Diminta Waspada, OTG Dimana-mana

Pasien meninggal yang merupakan warga Kabupaten Morowali itu tidak memiliki riwayat pernah melakukan kontak dengan pasien yang terinfeksi Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Juni 2020  |  14:16 WIB
Ilustrasi aktivitas di pasar. - Antara
Ilustrasi aktivitas di pasar. - Antara

Bisnis.com, PALU - Juru Bicara Teknis Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Tengah dr.Jumriani mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan waspada terhadap penularan dan penyebaran virus corona melalui Orang Tanpa Gejala (OTG).

"OTG ada di mana-mana (di Sulteng) sehingga kita harus terus berhati-hati," katanya kepada Antara di Palu, Jumat (26/6/2020), sehubungan meninggalnya seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari Sulteng pada Senin (22/6) di RS Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar yang belakangan dketahui positif Covid-19.

Padahal, katanya, pasien yang merupakan warga Kabupaten Morowali itu tidak memiliki riwayat pernah melakukan kontak dengan pasien yang terinfeksi Covid-19.

"Tetapi pasien yang meninggal itu berprofesi sebagai pedagang eceran. Saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulteng melakukan tracking terhadap kasus ini," ujarnya.

Ia khawatir pasien asal Desa Bungi Kecamatan Bungku itu terpapar Covid-19 dari barang-barang eceran yang dia jual yang telah tersentuh banyak tangan.

Hasil diagnosa klinis awal, sambungnya, pasien tersebut mengalami hypertropiorostat kemudian dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Morowali, Rabu (17/6).

Selanjutnya dilakukan rapid test dan hasilnya nonreaktif, namun pada Sabtu (20/6) ia dirujuk ke RS Dr.Wahidin Sudirohusodo Makassar karena keterbatasan sarana dan prasarana bedah urologi (Hypertropirostat) di RSUD Morowali.

"Minggu (21/6) ia tiba di RS Dr.Wahidin Sudirohusodo dan langsung dilakukan computed tomography (CT) scan, kemudian dia ditetapkan sebagai PDP. Pada Senin (22/6) ia meninggal dan langsung dilakukan tes swab oleh tim Gugus Tugas Covid-19 RS Dr.Wahidin Sudirohusodo Makassar," terangnya.

"Pada Selasa (23/6) hasil swabnya keluar dan terkonfirmasi positif sehingga Dinkes Sulteng dan Dinkes Kabupaten Morowali melakukan tracking terhadap kasus itu," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulteng Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top