Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertamina Beri Pelatihan Kemasan Produk bagi 220 UMKM di Minahasa

UMKM perlu memahami betapa pentingnya pelabelan beserta desain kemasan produk yang cantik dan unik guna menambah nilai produk.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 09 Juni 2020  |  17:30 WIB
Ilustrasi - Makanan kemasan - Istimewa
Ilustrasi - Makanan kemasan - Istimewa

Bisnis.com, MANADO - PT Pertamina (Persero) menyelenggarakan pelatihan secara daring (online) terkait pentingnya kemasan produk terhadap 220 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.

Pelatihan itu diselenggarakan melalui Rumah Kreatif BUMN (RKB) dengan materi yang diisi oleh Dewi Sundari pemilik UMKM De Harvest.

Dari pelatihan ini, Pertamina ingin pelaku usaha di Minahasa Selatan bisa lebih memahami pentingnya pengemasan produk yang memikat dan bisa menambah nilai produk.

“Materi yang dibawakan mengajak para peserta agar dapat memanfaatkan kemasan bukan hanya sebagai alat untuk mengemas, tetapi dapat memberikan informasi terkait produk serta sebagai sarana promosi dari produk itu sendiri,” ujar VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman melalui keterangan tertulisnya, Selasa (9/6/2020).

Fajriyah mengatakan bahwa UMKM perlu memahami betapa pentingnya pelabelan beserta desain kemasan produk yang cantik dan unik. Hal ini mampu menambah nilai produk serta meningkatkan penjualan.

“Tren konsumen mengunggah kemasan produk yang unik dan menarik melalui media sosial perlu ditangkap UMKM sebagai peluang dalam meningkatkan penjualan,” kata Fajriyah.

Dengan melakukan perubahan kemasan produk, jelas dia, keuntungan UMKM dipercaya mampu mengalami peningkatan secara signifikan. "Jangan ragu untuk berinovasi, karena meskipun produk terlihat biasa tetap harus terlihat luar biasa agar dapat bersaing dengan kompetitor di luar sana,” tambah dia.

Wahyudi, salah satu pelaku UMKM yang menjadi peserta, mengapresiasi kegiatan yang diadakan RKB ini. Dia bahkan mengusulkan agar kegiatan ini rutin dilakukan untuk menambah wawasan pegiat UMKM di Minahasa Selatan.

“Adakan paling tidak sebulan sekali membuat pertemuan online dengan UMKM Minahasa Selatan untuk mengetahui kendala atau kebutuhan UMKM Minahasa Selatan untuk tetap maju dan berkembang di tengah wabah pandemi," ujarnya.

Nopia Sartika, pegiat UMKM, juga menyampaikan hal serupa. Dia menilai kegiatan oleh RKB dan Pertamina perlu dicontoh oleh pihak lain.

“Semoga ke depannya lebih maju dan selalu mengadakan pelatihan untuk UMKM, sehingga langkah -langkah seperti ini dapat diikuti oleh pihak lainnya," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm sulut
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top