Pelajar Makassar Dilarang Rayakan Hari Valentine

Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan, jika ingin dirayakan, baiknya dalam bentuk santunan kepada anak yatim dan fakir miskin.
Sitti Hamdana R
Sitti Hamdana R - Bisnis.com 13 Februari 2020  |  14:42 WIB
Pelajar Makassar Dilarang Rayakan Hari Valentine
Gerakan menolak perayaan Valentine Day di Malaysia - Reuters

Bisnis.com, MAKASSAR - Pelajar di Kota Makassar diimbau untuk tidak memperingati Hari Valentine apalagi bila dirayakan dengan cara yang negatif.

Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan, jika ingin dirayakan, baiknya dalam bentuk santunan kepada anak yatim dan fakir miskin.

“Salurkan kasih sayang itu secara cerdas. Kasih sayang bukan selalu terhadap pasangan, bisa dalam bentuk memberi perhatian kepada saudara-saudara kita kaum duafa. Itulah kasih sayang yang jauh lebih hakiki,” jelas Iqbal, Kamis (13/02/2020).

Pemerintah Kota Makassar pun sebelumnya telah mengeluarkan instruksi kepada mini market dan apotek untuk ikut mengawasi pembelian alat kontrasepsi, agar tidak disalahgunakan, apalagi oleh pelajar.

Sedikitnya 400 mini market dan apotek dipasangi papan imbauan mengenai larangan penjualan alat kontrasepsi terhadap anak di bawah umur atau belum menikah.

“Sudah kita arahkan Dinas Pendidikan untuk mengawasi siswanya pada perayaan Hari Valentine, kita juga berharap serpa kepada orang tua. Untuk alat kontrasepsi sendiri, tidak kami larang untuk dijual, hanya saja menghindari ini disalahgunakan,” tandas Iqbal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
valentine, makassar, alat kontrasepsi

Editor : Amri Nur Rahmat
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top