Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lima WNA China Jalani Observasi di RSUP Wahidin Makassar 

Sebanyak 5 WNA asal China saat ini menjalani medical check up  atau pemeriksaan kesehatan di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar. Pemeriksaan yang dilakukan merupakan inisiatif dari kelima WNA tersebut yang dikabarkan tiba di Makassar sejak 4 Februari lalu.
Andini Ristyaingrum
Andini Ristyaingrum - Bisnis.com 12 Februari 2020  |  09:07 WIB
Warga mengenakan masker sebagai bentuk pencegahan atas virus corona, di kawasan pusat bisnis Singapura, Senin (10/2/2020). - Bloomberg/Seong Joon Cho
Warga mengenakan masker sebagai bentuk pencegahan atas virus corona, di kawasan pusat bisnis Singapura, Senin (10/2/2020). - Bloomberg/Seong Joon Cho

Bisnis.com, MAKASSAR - Sebanyak 5 WNA asal China saat ini menjalani medical check up  atau pemeriksaan kesehatan di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar. Pemeriksaan yang dilakukan merupakan inisiatif dari kelima WNA tersebut yang dikabarkan tiba di Makassar sejak 4 Februari lalu.

Kendati tak berasal dari Wuhan, yang merupakan pusat utama mewabahnya virus Corona, kelima WNA China tersebut tetap harus melakukan pemeriksaan secara intensif. 

Kasubag Humas dan Pemasaran RSUP Wahidin Sudirohusdo Dewi Rizki Nurmala menyatakan medical check up mulai dilakukan sejak Selasa kemarin dan saat ini masih dalam proses observasi dan menunggu hasil pemeriksaan.

"Mereka merupakan TKA asal China yabg bekerja di salah satu perusahaan di Kabupaten Pinrang. Mereka baru pulang liburan dari negaranya," ungkap Dewi, Rabu (12/2/2020).

Sementara itu, Direktur RSUP Wahidin Khalid Saleh mengungkapkan kelima WNA tersebut tidak ada yang berasal dari Wuhan. Meski enggan menyebut identitas lengkap para WNA, Khalid menyebutkan bahwa kelimanya berasal dari Yunan, Shanghai, Xiang Su dan Shan Dong. 

Kelima WNA itu dinyatakan masuk ke Indonesia secara legal. Larangan WNA China masuk ke Indonesia diberlakukan mulai 5 Februari. Sementara, kelima WNA tersebut tiba di Makassar sejak 4 Februari. 

"Berdasarkan hasil investigasi dari intelijen Imigrasi, mereka tidak bisa masuk ke pabrik mereka di Pinrang. Sehingga mereka kembali ke Makassar dengan kesadaran dilakukan pemeriksaan chek up untuk kontrol" jelas Khalid.

Hal itu turut dibenarkan Kepala Imigrasi Kelas II TPI Parepare Noer Putera Bahagia. Ia menyatakan, WNA asal China itu secara keimigrasian tidak melakukan pelanggaran. Mereka masuk secara legal melalui Bandara Soekarno Hatta, lalu melakukan penerbangan lokal ke Makassar.

"Jadi secara keimigrasian mereka tidak bersalah, mereka masuk tanggal 4 Februari, sementara moratorium (pembatasan) orang China masuk ke Indonesia diberlakukan pada 5 Februari. Jadi kita inkubasi dulu di Parepare," jelas Poetra.

Terkait lama waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui hasilpemeriksaan kelima WNA ini, pihak RSUP Wahidin mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona TKA China
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top