Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Uang Rp1,14 Triliun Berputar di Sulteng pada Nataru

Uang senilai Rp1,14 triliun tersebut terdiri dari Uang Pecahan Besar (UPB) yang diedarkan ke perbankan dan kas-kas titipan Rp1,1 triliun dan melalui kegiatan penukaran uang serta kas keliling Rp15,1 miliar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Januari 2020  |  17:56 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, PALU — Bank Indonesia mencatat peredaran uang rupiah sepanjang Desember 2019 untuk memenuhi kebutuhan uang pada hari raya Natal dan tahun baru 2020 di Sulawesi Tengah mencapai Rp1,14 triliun.

"Bank Indonesia telah berupaya memenuhi ketersediaan uang tunai pada Natal dan tahun baru 2019 melalui kas-kas titipan perbankan, kas keliling dan penukaran uang," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Sulteng, Abdul Majid Ikram di Palu, Minggu (5/1/2020).

Menurut dia uang senilai Rp1,14 triliun tersebut terdiri dari Uang Pecahan Besar (UPB) yang diedarkan ke perbankan dan kas-kas titipan Rp1,1 triliun dan melalui kegiatan penukaran uang serta kas keliling Rp15,1 miliar.

Sementara Uang Pecahan Kecil (UPK) yang diedarkan melalui perbankan dan kas titipan Rp33,1 miliar dan melalui kegiatan penukaran uang dan kas keliling Rp1,9 miliar.

"Total realisasi tersebut sedikit di bawah total perkiraan kebutuhan yang mencapai Rp1,56 triliun,"ujarnya.

Ia mengatakan realisasi itu mengalami penurunan 7,8% dibanding tahun 2018 yang mencapai Rp1,23 triliun.

"Hal itu salah satunya, dipengaruhi oleh meningkatnya pembayaran nontunai oleh masyarakat," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulawesi tengah palu Natal dan Tahun Baru

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top