Serapan Dana Alokasi Khusus 2019 Sulsel Baru 60 Persen

Bappeda Sulsel mencatat hingga November 2019, progres serapan Dana Alokasi Khusus (DAK) Sulsel baru 60%.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 04 November 2019  |  16:00 WIB

Bisnis.com, MAKASSAR -- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel mencatat hingga November 2019, progres serapan Dana Alokasi Khusus (DAK)  Sulsel baru 60%.

Kepala Bappeda Sulsel, Prof Rudy Jamaluddin tak menampik rendahnya serapan DAK, mengingat tahun 2019 sebentar lagi berkahir.

Ia menyebut, hal itu dikarenakan banyaknya anggaran yang teralokasi ke infrastruktur. Hampir Rp600 miliar menurut Rudy. Selain itu, masa lelang sejumlah proyek pada 2019 ini dilakukan dalam waktu yang cukup lama.

Kendati demikian, Bappeda Sulsel berkomitmen akan mengebut serapan anggaran hingga akhir 2019.

"Kita akan usahakan sampai di level 90% mendekati akhir tahun," ungkap Rudy, Senin (4/11/2019).

Secara total, DAK Sulsel TA 2019 yakni Rp355 miliar. Dengan rincian Bidang Pendidikan sebesar Rp54,8 miliar, Pelayanan Kesehatan Dasar Rp2,61 miliar, Pelayanan Kesehatan Rujukan Rp70,2 miliar, Pelayanan Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan Rp281 juta, Bidang Kesehatan dan KB Rp73 miliar, Pertanian Rp17 miliar, dan Kelautan dan Perikanan sebesar Rp8,6 miliar.

Sementara pada 2020 mendatang alokasi DAK Sulsel mengalami peningkatan sebesar Rp91 miliar menjadi Rp446 miliar. Adapun dengan rincian Bidang Pendidikan sebesar Rp191 miliar, Kesehatan dan KB Rp69 miliar, Sosial Rp10,6 miliar, Bidang Jalan sebesar Rp97,2 miliar, Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rp21,5 miliar, Bidang Irigasi Rp21,6 miliar, Pertanian Rp18 miliar, Kelautan dan Perikanan Rp13,7 miliar, dan Pariwisata sebesar Rp3 miliar.

"Sebenarnya, Pemprov Sulsel mengusulkan DAK TA 2020 sebesar Rp1,3 triliun, tapi yang direalisasikan pemerintah pusat hanya Rp446 miliar,"kata Rudy.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menegaskan ke depan DAK dapat terserap maksimal, utamanya untuk realisasi fisik. Kuncinya kata dia yaitu perencanaan yang sesuai dengan kebutuhan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Makanya saya ingatkan bahwa daya serap, ini harus kita pacu. Kita perlu mendorong OPD terkait agar realisasi DAK sebagai hal utama, tapi tidak mengesampingkan serapan Anggaran Perencanaan Belanja Daerah (APBD)," jelas Nurdin.

Karenanya, ia berharap melalui rapat konsultasi yang digelar bersama seluruh pihak terkait, serapan DAK 2020 dapat terserap dengan baik. Termasuk dengan membahas seluruh hambatan yang dihadapi dalam merealisasikan serapan DAK. Pemprov Sulsel juga akan melakukan pemetaan dari permasalahan tiap OPD.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sulsel, dana alokasi khusus

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top