Gubernur Sulut Kunjungi Kantor Bisnis Indonesia di Manado

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menandatangani prasasti peresmian kantor perwakilan Bisnis Indonesia di Manado, Rabu (15/5/2019).
Miftahul Ulum | 15 Mei 2019 10:58 WIB
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey (kanan) didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen (kiri) dan Kepala Biro Bisnis Indonesia Kantor Perwakilan Manado Lukas Hendra (tengah) menandatangani prasasti peresmian Kantor Perwakilan Bisnis Indonesia di Manado, Rabu (15/5/2019). - Bisnis/Regino Jansen.

Bisnis.com, MANADO – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menandatangani prasasti peresmian kantor perwakilan Bisnis Indonesia di Manado, Rabu (15/5/2019).

Penandatanganan prasasti peresmian ini merupakan acara lanjutan dari seremoni peresmian kantor yang telah digelar, Kamis (2/5/2019). Saat acara tersebut, Gubernur Olly berhalangan hadir dan mendisposisi ke staf. Namun demikian, Gubernur berkunjung dan melakukan penandatangan prasasti hari ini.

Gubernur Olly yang hadir didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen berharap Bisnis Indonesia sebagai media massa yang banyak mengulas berita ekonomi mampu mendorong ekonomi setempat.

"Sebagai media ekonomi Bisnis Indonesia harus menyoroti bagaimana dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat Sulut terkait semakin meningkatnya sektor pariwisata di Bumi Nyiur Melambai," ujarnya, Rabu.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey (kanan) didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen (kiri) berbincang dengan Kepala Biro Bisnis Indonesia Kantor Perwakilan Manado Lukas Hendra (tengah) di sela-sela kunjungannya ke Kantor Perwakilan Bisnis Indonesia di Manado, Rabu (15/5/2019)./Bisnis-Regino Jansen.

Harapan Olly cukup beralasan, sebab animo wisatawan domestik maupun asing berkunjung ke wilayah ini semakin meningkat. Data BPS wisman yang berkunjung 32.927 orang per Januari sampai Maret 2019. Jumlah itu naik 11,94 persen dibanding periode sama 2018 ketika 29.413 orang wisman berkunjung ke Sulut.

Badan Pusat Statistik mencatat warga China merupakan mayoritas wisman ke daerah ini. Selanjutnya Jerman dan Amerika Serikat.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dengan menggandeng United Nation World Tourism Organization dalam skema pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bertemu dengan Direktur Eksekutif United Nation World Tourism Organization (UNWTO) Zhu Shanzong di Spanyol pada Senin (6/5/2019) waktu setempat, untuk membahas pengembangan pariwisata Bumi Nyiur Melambai.

UNWTO merupakan salah satu badan PBB yang menangani masalah pariwisata dunia yang berpusat di Madrid, Spanyol. Dibentuk pada tahun 1998, UNWTO kini telah menaungi 158 negara sebagai anggotanya.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata RI menobatkan Sulut sebagai The Rising Star sektor pariwisata Indonesia karena mampu mendorong pertumbuhan kinerja pariwisatanya hingga 600% dalam 4 tahun terakhir.

Wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sulut pada 2015 sebanyak 20.000 meningkat menjadi 40.000 2016. Selanjutnya, pada 2017 jumlah wisman kembali meningkat menjadi 80.000, dan tahun lalu kunjungan wisman tercatat sebanyak 120.000 orang.

Tak hanya wisatawan asing yang didominasi warga negara China, pariwisata Sulut berhasil menyedot lebih banyak wisatawan nusantara (wisnus) pada tahun lalu. Pada tahun lalu total wisnus tercatat sebanyak 4 juta orang atau meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Perwakilan Bisnis Indonesia di Sulawesi Utara Lukas Hendra T. merespons positif harapan Gubenur Olly. "Kami akan segera menyelenggarakan forum Bisnis yang harapannya bisa menyinergikan potensi ekonomi Bumi Nyiur Melambai ini," ujarnya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
manado, sulut, bisnis indonesia

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup