Antisipasi Mudik Lebaran, Dishub Gorontalo Gelar Rapat Koordinasi

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Gorontalo menggelar rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu pada tahun ini untuk memastikan kesiapan tim.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 23 April 2019  |  19:34 WIB
Antisipasi Mudik Lebaran, Dishub Gorontalo Gelar Rapat Koordinasi
Petugas melintas di depan pesawat maskapai Lion Air yang berada di atas rerumputan bahu landasan pacu dengan kondisi roda pendaratan depan patah di Bandara Djalaludin, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Senin (30/4/2018). - ANTARA/Adiwinata Solihin

Bisnis.com, MANADO—Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Gorontalo menggelar rapar koordinasi persiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu pada tahun ini untuk memastikan kesiapan tim.

Rapat tersebut dihadiri berbagai instansi, seperti Dishub Kabupaten/Kota, pengelola Bandara Djalaluddin Gorontalo, para kepala pelabuhan, BPTD wilayah XXI Gorontalo, Ditlantas Polda, serta para Kasatlantas Kabupaten dan Kota.

Hadir pula pihak Balai Karantina Pertanian Kelas II Gorontalo, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Lanal, BMKG, Pelindo, Damri, BNN Provinsi Gto, Pelni, PT ASDP Cabang Luwuk, Jasa Raharja, Maskapai penerbangan, dan perusahaan angkutan.

“Rakor ini menjadi penting sebagai tahap awal persiapan angkutan lebaran tahun 2019. Sebagaimana instruksi Bapak Gubernur Gorontalo dan Bapak Wagub bahwa kesiapan pelaksanaan arus mudik dan balik lebaran nanti harus benar-benar siap untuk kelancaran transportasi masyarakat,” kata Kadis Perhubungan Gorontalo Jamal Nganro, dikutip dari siaran pers, Selasa (23/4/2019).

Dia memperkirakan puncak arus mudik pada lebaran pada tahun ini akan berlangsung tanggal 30 dan 31 Mei, atau H-6 dan H-5 lebaran. Puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 lebaran, atau 2 Juni, bertepatan dengan perayaan tradisi malam pasang lampu atau Tumbilotohe di Gorontalo.

Bandara Djalaluddin Gorontalo, pelabuhan laut dan terminal tipe A Gorontalo akan meningkatkan prosedur operasi standar untuk keamanan dan kenyamanan penumpang. Begitu pula dengan aparat kepolisian, TNI serta instansi teknis lain, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

“Adapun bagian yang menjadi perhatian kami nanti yaitu rump chek atau pemeriksaan kelengkapan dan kondisi angkutan. Mulai dari aspek administrasi surat-surat, aspek teknis keselamatan dan kelaikan kendaraan serta aspek manusianya berupa uji alkohol dan narkoba,” ujarnya.

Pertumbuhan arus mudik dan balik lebaran setiap tahun di Provinsi Gorontalo terus meningkat. Pada 2018 misalnya, pemanfaatan sektor transportasi udara pada arus mudik dan balik lebaran naik sekitar 6,28%, laut meningkat 3,29%, penyeberangan laut 40,29%, dan darat 40,19%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gorontalo, dishub

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top