Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tangkapan Ikan di PPI Sulsel Anjlok 18,08% pada Semester I/2024

Tangkapan ikan di PPI seluruh Sulsel sekitar 7.700 ton, turun jika dibandingkan tahun lalu yang sekitar 9.400 ton.
Nelayan memindahkan ikan hasil tangkapan dari kapal kea gen pembeli di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (12/5/2024)./Bisnis-Paulus Tandi Bone
Nelayan memindahkan ikan hasil tangkapan dari kapal kea gen pembeli di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (12/5/2024)./Bisnis-Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat hasil produksi tangkapan ikan di 17 Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) seluruh wilayah ini pada semester I/2024 sekitar 7.700 ton, turun 18,08% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 9.400 ton.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel Muhammad Ilyas mengatakan fenomena El Nino yang terjadi di Sulsel sejak kuartal II/2023 memberi dampak positif ke produksi ikan tahun lalu, utamanya di PPI.

Sementara awal tahun ini dengan kondisi cuaca yang umumnya hujan dan cenderung ekstrem, membuat penurunan produksi yang lumayan tinggi. Pasalnya, terdapat kondisi di mana beberapa nelayan enggan melaut karena ancaman gelombang tinggi.

"El Nino memang memiliki dampak negatif bagi pertanian, karena dampak kekeringan yang ditimbulkan, tapi fenomena ini justru berdampak baik terhadap jumlah produksi ikan karena nelayan leluasa untuk melaut," paparnya, Selasa (9/7/2024).

Dia menjelaskan efek El Nino membuat rata-rata tangkapan ikan nelayan melonjak, bisa mencapai sekitar 1.900 ton setiap bulannya. Bahkan di waktu-waktu tertentu, tangkapannya bisa mencapai di atas 2.000 ton.

Jika dibandingkan dengan bulan-bulan biasanya, tangkapan di PPI Sulsel hanya berada di rata-rata kurang dari 1.000 ton. Misal pada tahun ini hingga Juni 2024, rata-rata tangkapan ikan hanya berada di kisaran 920 ton saja per bulannya.

"Dibandingkan semester pertama tahun lalu saja, tangkapan ikan di PPI kita sudah berkurang sekitar 1.700 ton. Jika melihat pencapaian sepanjang 2023 di mana tangkapan ikan mencapai 19.000 ton, ada potensi pengurangan tahun ini, apalagi diperkirakan ada La Nina, gelombang tinggi kemungkinan sering terjadi," tuturnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper