Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nasdem dan Golkar Dapat Kursi Tambahan di Sulsel Seusai PPP Gagal ke Senayan

Pada periode sebelumnya PPP mendapatkan dua kursi yakni di Dapil Sulsel I dan Dapil Sulsel II.
Ruangan DPR./Bisnis-Suraya Dua Artha Simanjuntak
Ruangan DPR./Bisnis-Suraya Dua Artha Simanjuntak

Bisnis.com, MAKASSAR - Hasil final rekapitulasi suara di tingkat nasional yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) gagal menembus parliamentary threshold (PT) 4%. 

Hal tersebut menguntungkan beberapa Calon legislatif (Caleg) asal Sulawesi Selatan (Sulsel) yang ikut bertarung di DPR RI seperti dari Partai Nasdem Rudianto Lallo dan dari Golkar Taufan Pawe.

Bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) I Sulawesi Selatan (Sulsel) Rudianto Lallo akan mengambil kursi dari PPP Amir Uskara, kemudian Taufan Pawe yang bertarung di DPR RI dari dapil Sulsel II akan mengambil kursi Muhammad Aras.

Nasdem diketahui kini meraih dua kursi di Dapil Sulsel I atau mendapatkan kursi kedelapan. Kursi pertama diraih oleh Fatmawati Rusdi dan kursi kedua diisi oleh Rudianto Lallo.

Sementara di Dapil Sulsel II, Golkar juga berhasil meraih dua kursi. Kursi pertama Golkar diraih oleh Nurdin Halid dan kursi kedua atau kursi kesembilan diisi oleh Taufan Pawe.

Sebelumnya PPP mendapatkan dua kursi yakni di Dapil Sulsel I yang diisi oleh Amir Uskara. Sementara di Dapil Sulsel II diisi oleh Muhammad Aras. Namun keduanya dinyatakan tidak lolos mengingat PPP gagal mencapai ambang batas parlemen 4%.

Diketahui, berdasarkan hasil rekapitulasi tingkat nasional yang dilakukan KPU RI terhadap perolehan suara di 38 provinsi dan 128 wilayah luar negeri, PPP mendapatkan 5.878.777 suara dari total 84 Dapil. Dibandingkan dengan jumlah suara sah Pileg DPR RI 2024 yang mencapai 151.796.630 suara, partai tersebut hanya meraup 3,87 persen suara.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper