Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Alasan Danny Pomanto Lantik Pejabat di Atas Kapal Pinisi

Wali Kota Makassar melantik 201 pejabat di atas Kapal Pinisi, Rabu (3/1/2024).
Foto udara saat 201 pejabat Pemerintah Kota Makassar dilantik pada Rabu (3/1/2023)./Pemkot Makassar.
Foto udara saat 201 pejabat Pemerintah Kota Makassar dilantik pada Rabu (3/1/2023)./Pemkot Makassar.

Bisnis.com, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto atau yang akrab disapa Danny Pomanto melantik 201 pejabat hasil mutasi dan rotasi di lingkup pemerintahannya, Rabu (3/1/2024).

Dia memilih Kapal Pinisi di sekitar Pantai Losari sebagai tempat pelantikan karena ingin menyampaikan pesan kepada para pejabat baru ini bahwa amanah harus dijunjung tinggi dengan penung penghormatan.

Danny Pomanto menjelaskan jika Kapal Pinisi adalah masterpiece atau mahakarya Bugis-Makassar, di mana kapal ini juga merupakan simbol ketangguhan dan penghormatan bagi para pelaut Sulawesi Selatan (Sulsel).

Oleh karena itu, pelantikan ini merupakan penghormatan kepada mereka, sehingga para pejabat harus bisa menjunjung tinggi amanah dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

"Jabatan adalah amanah, para pejabat ini harus paham bahwa mereka dilantik dengan penuh kehormatan. Jadi berikan penghormatan juga ke masyarakat, melayani masyarakat, dan melaksanakan tugas dengan baik," ungkapnya usai melantik.

Dia menambahkan, para pejabat tidak boleh menyia-nyiakan amanah dan tugas yang diberikan. Mereka harus bekerja selama 24 jam untuk masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

Danny Pomanto sebelumnya juga diketahui pernah melantik pejabat di atas Kapal Pinisi pada 2016 lalu saat pertama kali dirinya menjabat sebagai Wali Kota Makassar pada periode pertama. Saat itu dia melantik sebanyak 1.700 pejabat yang terdiri dari pejabat eselon I, II, dan III.

Sementara dua Kapal Pinisi yang dipakai pada pelantikan kali ini adalah milik Pemerintah Kota Makassar yang baru diresmikan pada 11 Desember 2023 lalu. Diberi nama Adama dan Tungguma, yang selanjutnya akan difungsikan sebagai kapal wisata.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper