Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kasus Covid-19 Kembali Ditemukan di Makassar, Ini Imbau untuk Warga

Pemkot Makassar mengimbau warganya untuk kembali menerapkan protokol kesehatan seiring temuan kasus Covid-19.
Ilustrasi virus Covid-19./Ist
Ilustrasi virus Covid-19./Ist

Bisnis.com, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar mengimbau warganya untuk kembali menerapkan protokol kesehatan seiring temuan kasus Covid-19 di Makassar belum lama ini. Salah satunya dengan menggunakan masker, terutama bagi masyarakat yang sedang sakit.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan saat ini pihaknya kembali mendeteksi ada dua orang warga yang tengah terpapar Covid-19 di wilayahnya. Varian virusnya tidak berbahaya bagi orang dewasa karena memiliki gejala seperti flu biasa, namun cukup berbahaya bagi anak-anak. 

Oleh karena itu dia mengimbau kepada warganya untuk tidak panik menyikapi masuknya virus ini, namun diharapkan untuk kembali memakai masker terutama bagi yang sedang sakit sebagai langkah mitigasi. 

"Varian virus ini kita deteksi gejalanya sepetti flu biasa, tapi tetap jalankan protokol kesehatan seperti memakai masker karena ternyata cukup berbahaya untuk anak-anak, terutama penderita pneumonia. Meskipun begitu virus ini tidak menyerang pernapasan atas tapi pernapasan bawah," ucapnya, Selasa (12/12/2023).

Pemerintah kota pun saat ini terus melakukan monitoring terkait masuknya varian Covid-19 ini. Sementara ada dua kasus yang terdeteksi dengan gejala ringan. Pencegahan akan terus dilakukan untuk mencegah banyaknya warga yang terpapar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Nursaidah menambahkan, pihaknya kini akan memaksimalkan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) sebagai upaya meluasnya paparan virus ini atau kemungkinan masuknya varian yang lebih ganas.

"Kita maksimalkan SKDR untuk pencegahan masuknya varian tersebut di Kota Makassar. Saat ini belum terjadi peningkatan kasus yang signifikan, juga belum ada edaran dari Kementerian Kesehatan apa ada kasus baru atau ada peningkatan," tuturnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper