Ekspor Sulsel pada Maret 2023, Begini Kondisinya

Jika dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya, nilainya naik 31,60 persen.
Aktivitas bongkar muat di pelabuhan./Bisnis-Eusebio Chrysnamurti
Aktivitas bongkar muat di pelabuhan./Bisnis-Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, MAKASSAR - Nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Maret 2023 tercatat mencapai US$194,29 juta, mengalami penurunan 1,61 persen bila dibandingkan nilai Februari 2023 yang mencapai US$197,46 juta.

Namun angka tersebut tercatat mengalami peningkatan sebesar 31,60 persen dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang hanya US$147,63 juta.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Aryanto mengatakan, nikel masih menjadi komoditas dengan nilai ekspor terbesar dari wilayah ini pada Maret 2023 dengan nilai sebesar US$114,12 juta atau 58,74 persen dari total nilai ekspor.

"Nikel memang masih menjadi komoditas ekspor utama dari Sulsel, tapi bila dibandingkan dengan Februari 2023, nilai ekspor komoditas ini turun sebesar 11,91 persen," ungkapnya, Selasa (2/5/2023).

Selain nikel, komoditas terbesar lain diantaranya biji bijian berminyak dengan total nilai ekspor sebesar US$27,20 juta (14,00 persen); besi dan baja sebesar US$ 24,65 juta (12,69 persen); lak, getah dan damar sebesar US$ 8,67 juta (4,46 persen); serta ikan dan udang sebesar US$ 4,24 juta (2,18 persen) dari total nilai ekspor Sulsel.

Jika dibandingkan bulan sebelumnya, total nilai biji bijian berminyak naik sebesar 121,22 persen; besi dan baja turun sebesar 27,07 persen; lak getah dan damar naik sebesar 48,85 persen; serta ikan dan udang naik sebesar 19,77 persen.

Sementara negara tujuan ekspor Sulsel pada Maret 2023 antara lain ke Jepang dengan nilai sebesar US$116,77 juta  atau 60,10 persen dari total nilai ekspor, kemudian disusul Tiongkok dengan nilai US$64,95 juta (33,43 persen); Australia dengan nilai US$2,33 juta (1,20 persen); Taiwan dengan nilai US$1,72 juta (0,89 persen) dan Amerika Serikat dengan nilai US$1,32 juta (0,68 persen).

Jika dibandingkan Februari 2023, nilai ekspor ke Jepang menurun sebesar 11,73 persen, nilai ekspor ke Tiongkok naik 19,24 persen, ke Australia naik 64,32 persen, ke Taiwan naik 32,60 persen serta nilai ekspor ke Amerika Serikat turun 2,38 persen. 

"Jika dibandingkan dengan Maret 2022 maka nilai ekspor ke Jepang meningkat sebesar 33,26 persen, nilai ekspor ke Tiongkok naik 30,71 persen, nilai ekspor Australia naik 89,69 persen, serta nilai ekspor ke Taiwan turun sebesar 42,97 persen," tuturnya.

Sementara Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, bahwa pihaknya terus mendorong peningkatan penjualan hingga ekspor ke luar negeri terhadap produk-produk dari Sulsel.

"Kita terus mendorong bagaimana peningkatan ekspor, termasuk bagi produk UMKM. Sehingga berdampak dalam menggeliatkan perekonomian masyarakat kita," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler